Sukses

Hindari Serangan Udara Israel, Warga Lebanon Pilih Tidur di Ruang Terbuka

Untuk menghindari serangan udara Israel yang menyasar kawasan permukiman, terutama di wilayah Dahiyeh, ratusan warga Beirut, Lebanon, memilih tidur di trotoar, taman, mobil, dan tepi laut. Beberapa di antaranya tidur beralaskan seadanya di tempat terbuka, yang terpaksa mengungsi tanpa perlengkapan cukup, setelah melarikan diri dari pemboman. Selain di ruang terbuka, banyak warga yang juga terpaksa menghabiskan malam di dalam mobil yang diparkir di sepanjang jalanan kota. Situasi ini dipicu oleh peringatan serangan udara Israel terhadap infrastruktur yang diklaim sebagai milik Hizbullah di pinggiran selatan Beirut. Diketahui, Israel kembali melancarkan gelombang serangan udara besar-besaran ke Lebanon sejak 2 Maret 2026. Serangan udara Israel telah menghantam sejumlah permukiman di distrik Baabda dan Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon. Kementerian Kesehatan Lebanon, pada Jumat 6 Maret 2026, melaporkan bahwa sedikitnya 123 orang tewas akibat rentetan serangan terbaru Israel terhadap negara tersebut. Sementara, ratusan lainnya mengalami luka-luka.
Editor:
Helmi Fithriansyah
Photographer:
Liputan6.com

Foto Terkini