Sukses

Di Tengah Suhu Minus dan Krisis Energi, Warga Kyiv Antre Makanan Hangat

Serangan Rusia yang menghantam sektor energi melumpuhkan pasokan pemanas, listrik, dan air di ribuan bangunan permukiman di ibu kota Ukraina, Kyiv, ketika suhu udara turun hingga minus 14 derajat Celsius. Terdampak pemadaman listrik dan air, warga Kyiv terlihat mengantre untuk mendapatkan makanan hangat di tengah kondisi musim dingin yang ekstrem. Antrean panjang ini dipicu oleh krisis energi dan suhu udara yang merosot hingga di bawah nol derajat Celsius (minus). Gangguan pada infrastruktur energi akibat konflik berkepanjangan membuat banyak warga kehilangan akses untuk memasak di rumah. Di tengah kesulitan warga Kyiv, sejumlah sukarelawan dari Organisasi World Central Kitchen hadir untuk memberikan bantuan. Mereka memasak dan mendistribusikan ribuan porsi makanan hangat kepada warga yang terdampak pemadaman listrik dan kesulitan mendapatkan akses makanan. Bantuan makanan ini sangat penting untuk membantu mereka bertahan di tengah kondisi cuaca ekstrem dan krisis energi.
Editor:
Helmi Fithriansyah
Photographer:
Liputan6.com

Foto Terkini