Sukses

Sempat Terhenti Akibat Perang, Pabrik Permen di Gaza Kembali Beroperasi Terbatas

Setelah sempat terhenti akibat serangan militer Israel yang menyasar sejumlah wilayah di Gaza sejak Oktober 2023 lalu, pabrik permen Al-Arees kembali beroperasi secara terbatas. Saat ini, pabrik beroperasi dengan kapasitas yang masih disesuaikan. Untuk sementara, pabrik Al-Arees memprioritaskan pemulihan lini produksi untuk permen al-Shatwi yang sangat populer, terutama di musim dingin. Sebelumnya, pabrik Al-Arees di Deir al-Balah, Gaza, ini sempat rusak akibat konflik berkepanjangan antara Israel dan Hamas sejak Oktober 2023. Pabrik ini juga menghadapi keterbatasan operasional karena kekurangan bahan bakar dan listrik serta tenaga kerja secara drastis. Kembalinya beroperasinya pabrik ini menjadi simbol ketahanan ekonomi di tengah tantangan besar yang dihadapi sektor industri di Gaza. Sebagaimana diketahui, permen Al-Shatawi merupakan salah satu hidangan penutup Palestina populer yang berasal dari Gaza. Biasanya, permen ini dinikmati selama bulan-bulan musim dingin. Sebagai informasi, permen ini juga dikenal sebagai "es krim musim dingin" dan terkenal di Gaza serta beberapa kota di Tepi Barat yang diduduki. Meski permen Al-Shatawi populer di Palestina, permen ini merupakan produk musiman yang diproduksi oleh sejumlah pabrik lokal di Gaza.
Editor:
Helmi Fithriansyah
Photographer:
Liputan6.com

Foto Terkini