Sukses

Dapur SPPG Terintegrasi Dorong Gizi Anak dan Ekonomi Lokal

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana bersama Ketua Umum Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia (PPUMI), Munifah Syarwani menyaksikan langsung operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Grand Launching Nasional SPPG Terintegrasi di kawasan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/12/2025). Dapur SPPG Terintegrasi yang digagas Yayasan Jabal Qur’an Indonesia bersama PPUMI ini dirancang tidak hanya sebagai fasilitas pengolahan makanan, tetapi sebagai model layanan gizi yang terhubung dengan penguatan ekonomi lokal. Konsep tersebut menempatkan dapur sebagai pusat aktivitas yang mendorong perputaran ekonomi di tingkat masyarakat sekitar. Melalui skema terintegrasi, kebutuhan bahan pangan dapur dipasok langsung dari petani, nelayan, peternak, serta pedagang tradisional setempat. Pola ini memberikan kepastian pasar bagi para pemasok, sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku UKM kuliner dan jasa transportasi lokal. Dengan demikian, pemenuhan gizi anak berjalan seiring dengan penguatan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan. Selain aspek ekonomi, dapur SPPG Terintegrasi juga menempatkan perempuan sebagai aktor utama dalam pengelolaannya. PPUMI mendorong peran perempuan sebagai garda terdepan dengan komposisi relawan sebesar 70 persen perempuan dan 30 persen laki-laki. Pendekatan ini sejalan dengan semangat membangun ekonomi perempuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Dapur SPPG Terintegrasi di Tanah Sareal ditargetkan mampu melayani hingga 28.000 pemberi manfaat. Kehadiran program ini diharapkan menjadi contoh pengelolaan layanan gizi yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan anak, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi masyarakat di sekitarnya.
Editor:
Helmi Fithriansyah
Photographer:
Merdeka.com

Foto Terkini