Sukses

Mesir Desak Pasukan Internasional Kawal Ketat Gencatan Senjata di Gaza

Mesir meminta penempatan pasukan stabilisasi internasional secepatnya di Jalur Gaza untuk memverifikasi kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Seruan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, Sabtu (6/12/2025). Abdelatty menegaskan perlunya keberadaan pemantau internasional karena ada satu pihak, yaitu Israel, setiap hari melanggar gencatan senjata dan kemudian mengeklaim pihak lain yang melakukan pelanggaran. Mesir mendorong mandat penjaga perdamaian yang bersifat menjaga perdamaian, bukan memaksa perdamaian, dengan menekankan pentingnya menstabilkan gencatan senjata. Langkah ini dianggap penting untuk sepenuhnya mengimplementasikan kesepakatan gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Hamas dan bergerak menuju fase kedua rencana perdamaian. Abdelatty juga menyebut Jalur Gaza dan Tepi Barat sebagai bagian integral dari negara Palestina merdeka hingga otoritas mendapatkan kewenangan penuh dan dapat ditempatkan kembali. Diketahui, Israel masih menduduki lebih dari 50 persen wilayah Gaza meski ada perjanjian gencatan senjata.
Editor:
Helmi Fithriansyah
Photographer:
Liputan6.com

Foto Terkini