Sukses

Buka Akses Warga, Relawan Gunakan Jembatan Darurat dari Kayu Gelondongan

Warga Batang Toru, Tapanuli Selatan, terpaksa menggunakan jembatan darurat yang terbuat dari gelondongan kayu untuk menyeberangi sungai setelah jembatan utama rusak akibat terjangan banjir bandang baru-baru ini. Inisiatif membuat jembatan darurat dari kayu gelondongan ini merupakan upaya relawan dan masyarakat setempat agar aktivitas dan penyaluran bantuan dapat dilakukan. Banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang wilayah Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, pada akhir November 2025 membawa material kayu gelondongan dalam jumlah besar. Operasi pencarian dan penyelamatan terus dilakukan tim gabungan. Hingga Selasa (2/12/2025) siang, kerusakan permukiman warga terlihat cukup parah, terutama yang berdekatan dengan Sungai Aek Garoga. Sejumlah warga sempat terisolasi karena infrastruktur, termasuk jembatan, hancur diterjang banjir dan material kayu. Selain rumah warga terdampak, kayu-kayu gelondongan juga masih terlihat tertumpuk di sepanjang aliran Sungai Aek Garoga dan Sungai Batang Toru. Tumpukan-tumpukan kayu gelondongan ini merupakan material yang terbawa arus banjir bandang yang terjadi Selasa (25/11/2025) lalu.
Editor:
Helmi Fithriansyah
Photographer:
Liputan6.com

Foto Terkini