Sukses

Kembalinya Pasokan Bahan Bakar Gas ke Gaza

Meski dalam jumlah terbatas, pasokan bahan bakar gas untuk memasak mulai didistribusikan ke warga Gaza. Distribusi ini merupakan bagian dari upaya bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan di tengah krisis yang sedang berlangsung di wilayah tersebut, yang menyebabkan kekurangan bahan bakar dan kebutuhan pokok lainnya. Langkah ini menjadi sinyal awal pelonggaran setelah berbulan-bulan blokade yang membuat warga Gaza hidup dalam krisis kemanusiaan. Sebelumnya, selama hampir tujuh bulan terakhir, Jalur Gaza mengalami krisis parah akibat kekurangan bakar bahan gas untuk memasak menyusul penutupan total penyeberangan oleh Israel sejak Maret 2025 lalu. Sebelum blokade Israel diperketat, otoritas pendudukan hanya mengizinkan sekitar 10 truk gas per hari masuk melalui Kerem Shalom dengan membawa sekitar 200 ton gas, atau kurang dari separuh kebutuhan harian Gaza. Blokade Israel juga menghalangi masuknya bantuan medis, serta pangan, yang memperburuk penderitaan lebih dari dua juta warga Gaza yang kini hidup dalam kelelahan ekstrem akibat genosida berkepanjangan. Kembalinya pasokan bahan bakar gas ke Gaza—meski dalam jumlah terbatas—memberikan secercah harapan bagi keluarga yang selama ini hidup dalam kegelapan dan kelaparan.
Editor:
Helmi Fithriansyah
Photographer:
Liputan6.com

Foto Terkini