Sukses

PBB: Sekitar 1 Juta Warga Gaza Terima Bantuan Pangan di Tengah Serangan Israel

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Program Pangan Dunia (WFP) menyatakan pada Selasa 4 November bahwa mereka telah mendistribusikan paket makanan kepada sekitar satu juta orang di Jalur Gaza sejak gencatan senjata diberlakukan pada 10 Oktober 2025. Namun, PBB memperingatkan bahwa jumlah tersebut masih jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan mendesak seluruh warga Gaza. Bantuan ini merupakan bagian dari rencana tanggap darurat 60 hari di tengah meningkatnya serangan militer Israel di wilayah tersebut. Sejumlah lembaga kemanusiaan masih berjuang di tengah pembatasan akses bantuan oleh Israel. Akses bantuan, terutama ke wilayah utara Gaza, masih sangat terbatas, dan banyak permintaan bantuan ditolak oleh pihak berwenang Israel. Laporan Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) yang disampaikan Juru Bicara PBB Farhan Haq mengatakan pada Selasa (4/11/2025) bahwa pihaknya bersama para mitra kemanusiaan terus memperluas operasi mereka untuk menjangkau lebih banyak warga terdampak. Haq menambahkan, layanan kemanusiaan di Gaza masih berada di bawah tekanan berat akibat pengungsian massal, kerusakan infrastruktur, dan situasi keamanan yang tidak stabil, terutama di wilayah utara. Ia menekankan bahwa PBB membutuhkan gencatan senjata berkelanjutan serta lebih banyak jalur penyeberangan yang terbuka agar rencana tanggap darurat 60 hari dapat dijalankan secara penuh.
Editor:
Helmi Fithriansyah
Photographer:
Liputan6.com

Foto Terkini