Sukses

Komite Palang Merah Internasional Berjibaku Cari Korban di Bawah Reruntuhan Bangunan Gaza

Warga Gaza bersama tim dari Komite Palang Merah Internasional (ICRC) melakukan pencarian korban yang masih tertimbun di reruntuhan bangunan akibat serangan Isarel pada 17 Oktober 2025. Mereka memanfaatkan momen kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas untuk mencari korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan. Proses pencarian korban yang tertimbun reruntuhan bangunan menghadapi tantangan besar karena medan yang tidak stabil serta lokasi yang belum sepenuhnya aman. Diketahui, serangan udara Israel nyaris meratakan seluruh bangunan dan pemukiman warga Gaza. Situasi ini membuat upaya pencarian korban menjadi sangat sulit dan berbahaya. Menurut Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), per Agustus 2025, 92% dari semua bangunan perumahan dan 88% dari semua fasilitas komersial di Gaza telah rusak atau hancur. Data kantor media pemerintah Gaza menyebut lebih dari 90 persen infrastruktur di wilayah itu telah hancur, dan ratusan ribu pengungsi kini bertahan di kawasan sempit tanpa sarana hidup layak. Pemerintah Gaza memperkirakan terdapat sekitar 9.500 orang hilang, sebagian diyakini masih tertimbun di bawah puing-puing bangunan, sementara nasib ribuan lainnya belum diketahui.
Editor:
Helmi Fithriansyah
Photographer:
Liputan6.com

Foto Terkini