Sukses

Tembakan Israel Picu Kericuhan saat Warga Gaza Serbu Pusat Bantuan Kemanusiaan

Ribuan warga Palestina menyerbu sebuah pusat distribusi bantuan baru yang dikelola sebuah kelompok yang didukung oleh Amerika Serikat (AS) di Gaza selatan pada tanggal 27 Mei 2025. Kericuhan sempat terjadi ketika Israel menerapkan sistem distribusi bantuan yang baru. Kericuhan terjadi saat warga Palestina menyerbu pusat distribusi makanan dengan menerobos pagar pembatas. Pasukan Israel di berada di dekat lokasi distribusi makanan melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan penyerbuan. Situasi inilah yang kemudian memicu kepanikan dan kekacauan. Diketahui, pusat distribusi bantuan di luar kota paling selatan Gaza, Rafah—yang berada di bawah kendali penuh miiter Israel—telah dibuka sehari sebelumnya oleh Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF), yang telah dijadwalkan oleh Israel untuk mengambil alih operasi bantuan. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan sejumlah organisasi kemanusiaan menyatakan penolakan dengan mengatakan bahwa sistem tersebut tidak akan dapat memenuhi kebutuhan 2,3 juta penduduk Gaza. Sistem tersebut memungkinkan Israel menggunakan makanan sebagai senjata untuk mengendalikan populasi di Gaza.
Editor:
Helmi Fithriansyah
Photographer:
Liputan6.com

Foto Terkini