Sukses

Secara Terbatas, Israel Izinkan Bantuan Pangan Masuk ke Gaza

Israel mengumumkan akan mengizinkan pasokan makanan dalam jumlah yang sangat terbatas ke Jalur Gaza. Hal tersebut disampaikan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Senin 19 Mei 2025. Israel beralasan bahwa tindakan tersebut dimaksudkan untuk mencegah kelaparan di wilayah Gaza. Israel juga beralasan bahwa kelaparan dapat menggangu kelanjutan Operasi Gideon's Chariot atau Operasi Kereta Perang Gideon yang mengacu pada fase baru serangan darat di Gaza utara dan selatan. Sebelumnya, Integrated Food Security Phase Classification (IPC)—skala peringatan ketahanan pangan— pada Senin (12/5/2025) mengeluarkan rilis analisis yang mengungkap satu dari lima warga Gaza atau sekitar 500.000 orang, berada di ambang kelaparan. Sementara itu, perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Wilayah Pendudukan Palestina Rik Peeperkorn memperingatkan bahwa warga Gaza saat ini terperangkap dalam siklus mematikan. Kurangnya keragaman makanan, kekurangan gizi, dan penyakit saling memperparah satu sama lain. Bank Dunia juga melaporkan bahwa hampir 2,4 juta orang di daerah kantong itu hidup sepenuhnya bergantung pada bantuan kemanusiaan.
Editor:
Helmi Fithriansyah
Photographer:
Liputan6.com

Foto Terkini