Sukses

Ganjar-Mahfud Janji Beri Kemudahan dan Kepastian Hukum ke Wirausaha Baru

Liputan6.com, Jakarta Pasangan capres-cawapres nomor 3, Ganjar Pranowo-Mahfud Md janji akan memberikan kemudahan bagi pengusaha, terutama wirausahawan baru. Ganjar-Mahfud menorehkan janji ini dalam salah satu program prioritasnya.

Salah satunya, kemudahan izin.

"Kemudahan izin dan perlindungan usaha kepada wirausaha baru pun menjadi salah satu program prioritas," kata Direktur Narasi dan Konten TPN Ganjar-Mahfud, Roby Muhamad, Selasa (28/11/2023).

Selain itu, Ganjar-Mahfud juga akan memberikan perlindungan ke wirausaha baru. Juga menjamin kepastian hukum kepada mereka.

"Pak Ganjar dan Mahfud Md mengingat pentingnya perlindungan dan kepastian hukum bagi para wirausaha baru," ujar Roby.

Pada September 2023 lalu, Ganjar Pranowo mengatakan, payung hukum menjadi tolak ukur roda pemerintahan dalam pelbagai bidang. Tidak terkecuali, bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Hal itu disampaikan Ganjar saat menjadi pembicara pada diskusi bertema 'Peluang dan Tantangan Pelaku Usaha' di daerah Jatiuwung, di Tangerang, Banten, Minggu (24/9/2023) kemarin. 

Menurut Ganjar, untuk menjawab permintaan kemudahan akses permodalan hingga perbantuan dalam penjualan, pelaku UMKM juga harus bersiap dengan anomali pasar yang kini bergerak cepat lewat digitalisasi.

"Permudah akses modal, marketing, dan bagiamana mereka mesti menghadapi market yang berubah sangat cepat dengan masuknya dunia digital," kata Ganjar Pranowo mengamini keinginan para pelaku UMKM, seperti dikutip dari siaran pers diterima, Senin (25/9/2023).

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Siap Realisasikan Janji

Ganjar menjelaskan, keinginan dan harapan tersebut bisa diwujudkan dengan adanya izin yang dibuat pemerintah. Dia pun mengaku siap melakukan hal itu dengan prinsip 'Tuanku ya Rakyat' demi kemajuan bisnis pelaku UMKM.

"Seluruh perizinan itu kalau ada hukumnya pasti mudah, penegakannya jalan, mereka akan senang, karena mereka akan menjalankan usahanya dengan nyaman," ucap Ganjar. 

Sarankan Koperasi Pendukung

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini mendorong para pelaku usaha memiliki koperasi untuk menyelesaikan permasalahan perdagangan, seperti masalah suplai bawang, daging, hingga cabe.

Dia meminta, agar koperasi bekerja sama dengan kelompok tani agar suplai bahan perdagangan tersebut teratasi.  

"Maka yang mesti dilakukan ialah buatlah koperasi. Dengan cara koperasi, maka dia punya unit usaha, pengadaan daging, unit usaha cabe, bawang gitu ya," ucap Ganjar Pranowo.

3 dari 3 halaman

Juga Janji Cari Kerja Mudah

Jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,86 juta jiwa pada Agustus 2023. Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3, Ganjar-Mahfud menyiapkan sejumlah solusi untuk menyelesaikan masalah pengangguran ini.

Salah satunya dengan meningkatkan keterampilan dan kapasitas anak muda serta para pekerja agar lebih sesuai dengan kebutuhan pekerjaan di masa depan. Harapannya, mereka dapat memperoleh pekerjaan dan penghasilan yang lebih baik.

"Pak Ganjar dan Pak Mahfud Md akan terus mendorong pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan dan menyesuaikan kemampuan anak muda Indonesia dan juga para pekerja yang ada dengan pekerjaan-pekerjaan masa kini dan masa depan. Berkualitas global, para pekerja Indonesia akan mampu mengisi lowongan kerja di dalam negeri maupun di luar negeri," ujar Direktur Narasi dan Konten TPN Ganjar-Mahfud, Roby Muhamad, Selasa (28/11/2023).

Oleh karena itu, lanjut dia, Ganjar Pranowo dan Mahfud akan meningkatkan jumlah pendidikan menengah vokasi sesuai dengan keunggulan wilayah dan kebutuhan lapangan kerja. Pendidikan semacam ini akan dibentuk secara sistematis dan terintegrasi dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Menurut dia, Ganjar punya track record bagus dalam mengatasi masalah pengangguran. Di bawah 10 tahun pemerintahan Ganjar, mampu menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Tengah. TPT di Jateng turun signifikan dari 6,01% pada 2013 menjadi 5,24% pada 2023.

"Untuk mempersiapkan anak-anak muda di Jawa Tengah dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, Pak Ganjar telah menginisiasi program SMKN Jateng yang gratis untuk siswa miskin dan yatim piatu pada 2014 di Kota Semarang, Kabupaten Pati, dan Kabupaten Purbalingga. Hingga 2023, tercatat 1.046 siswa telah lulus dari SMKN Jateng," kata Roby.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini