Liputan6.com, Tokyo - Seorang insinyur asal Jepang bernama Kuniako Saito berhasil membuat alat transportasi portable yang disebut WalkCar atau juga `car in a bag`. Ya, ini adalah mobil yang bisa disimpan di dalam tas pertama di dunia.
Melansir Autoblog, mobil bertenaga baterai lithium itu desain dan ukurannya mirip seperti iPad terbalik, tetapi dilengkapi dengan roda. Meskipun kecil, mobil ini dapat mengangkat beban seberat 120 kg.
WalkCar dapat berlari sejauh 10 km/jam dan bisa menempuh jarak hingga 12 km. Menurut laman New York Times, angka tersebut lebih banyak dibanding jalan kaki rata-rata orang Amerika Serikat (AS) per harinya.
Dilaporkan, alat ini sangat mudah digunakan. Pengendara tinggal berdiri di atas mobil dan mesin pun menyala. Jika ingin berbelok, pengendara tinggal mencondongkan tubuh ke arah yang diinginkan. Dengan sensor, mobil akan langsung berbelok.
Jika dibandingkan, alat ini bahkan lebih canggih dari Uni-CUBÂ yang dikembangkan Honda. Sebagai perbandingan, kursi yang bisa bergerak tersebut hanya digunakan untuk dalam ruangan dengan batas kecepatan dan jarak yang jauh lebih rendah.
"Teman saya yang mendorong membuatnya, sejak saya belajar di magister teknik, terutama sistem kontrol motor mobil listrik," katanya pada Reuters.
Cocoa Motors akan mengambil peran sebagai distributor. WalkCar diprediksi akan dipesan pada akhir tahun melalui situs funding Kickstarter dengan harga 100 ribu yen atau sekira Rpo 10,8 juta.
(rio/gst)
WalkCar, 'Mobil' yang Bisa Disimpan dalam Tas
WalkCar adalah mobil mini yang diciptakan seorang insinyur asal Jepang.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/950815/original/082670700_1439176700-walkcar.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4751478/original/019919400_1708694702-Gus_Iqdammmm.ok.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378214/original/055597900_1792492609-Screenshot_2026-10-20_171752.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344440/original/084293900_1788945337-cek_fakta_PGI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378118/original/094705800_1792490144-gus_iqdam_cek_fakta.jpg)