Sukses

3 Resep Bubur Suro, Hidangan Khas Tahun Baru Islam

Tradisi membuat bubur suro saat Tahun Baru Islam sering kali melibatkan banyak orang dalam proses memasak untuk nantinya dibagikan pada masjid atau warga sekitar.

Liputan6.com, Jakarta - Seperti perayaan lain, semarak Tahun Baru Islam terasa tidak afdal tanpa sejumlah sajian khas. Di antaranya, peringatan ini identik dengan bubur suro. Kanal Citizen6 Liputan6.com merangkum, ini merupakan olahan bubur beras yang dimasak dengan air santan dan berbagai macam sayuran.

Tradisi membuat bubur suro sering kali melibatkan banyak orang dalam proses memasak untuk nantinya dibagikan pada masjid atau warga sekitar. Namun lebih dari sekadar tradisi menyambut Tahun Baru Hijriah, bubur suro bermakna mendalam sebagai ungkapan syukur atas keselamatan yang diberikan Allah SWT.

Resepnya sendiri ada beberapa versi, meningat bubur suro adalah salah satu hidangan populer. Langsung catat sejumlah resep bubur suro berikut, seperti dirangkum dari Cookpad, Minggu, 7 Juli 2024.

Bubur Suro

Resep kreasi pengguna @mamaZayka_19 ini membutuhkan bahan-bahan:

300 gram beras

2,5 l santan (2 bungkus santan instan @ 65 ml + air)

2 batang serai, geprek

2 lembar daun pandan

Secukupnya garam

Bahan kering tempe:

1 papan tempe, potong korek, lalu goreng

5 buah cabai merah, iris serong, goreng sebentar

1/2 sdm asam, larutkan dengan sedikit air

3 lembar daun jeruk

2 lembar daun salam

3 sdm gula pasir

Secukupnya garam dan kaldu bubuk

Bumbu halus:

3 buah cabai merah

7 siung bawang merah

7 siung bawang putih

2 ruas lengkuas

Bahan kari tahu ayam:

250 gram tahu, potong dadu, lalu goreng sebentar

500 gram daging ayam, potong dadu

3 batang serai, geprek

2 lembar daun salam

4 lembar daun jeruk

1 l santan (65 ml santan + air)

Secukupnya gula, garam, dan kaldu bubuk ayam

Bumbu halus:

8--10 siung bawang merah

5 siung bawang putih

4 butir kemiri

Sejempol jahe

3/4 sdt ketumbar

2 cm kunyit

Sedikit jinten (boleh skip)

Pelengkap:

Perkedel kentang

Telur dadar

Kacang goreng

Bawang goreng (tambahan)

Daun seledri

 

Cara Membuat Bubur Suro

  1. Buat bubur: cuci bersih beras, tambahkan air santan, daun salam, pandan, dan serai. Masak sampai jadi bubur menggunakan api sedang cenderung kecil
  2. Buat kering tempe: haluskan cabai, duo bawang, dan lengkuas. Sisihkan. Goreng tempe dan cabai, sisihkan. Tumis bumbu halus dengan daun jeruk dan daun salam, masak hingga harum, lalu masukkan air asam, gula, dan garam. Masak hingga mendidih dan bumbu mengental jadi karamel, matikan api. Masukkan tempe dan cabai merah iris, aduk rata. Angkat.
  3. Buat kari tahu ayam: haluskan duo bawang, kemiri, ketumbar, jahe, kunyit, dan jinten. Tumis bumbu halus dengan serai, daun jeruk, dan daun salam sampai harum. Tambahkan gula, garam, dan kaldu bubuk, aduk. Masukkan ayam, masak hingga ayam berubah warna. Masukan tahu, masak hingga ayam matang, lalu masukkan santan, masak sambil terus diaduk perlahan agar santan tidak pecah. Masak hingga santan mendidih. Koreksi rasa. Matikan api.
  4. Hidangkan bubur suro: tuang ke dalam piring atau mangkok, beri bahan pelengkap, kemudian siram dengan kuah kari, dan sedikit bawang goreng. Sajikan.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Bubur Suro Khas Surabaya

Resep kreasi pengguna @cookingwithfarhah ini membutuhkan bahan-bahan:

1/2 cup beras

33 ml santan instan

Sejumput garam dan kaldu bubuk

1 batang serai, memarkan

2 lembar daun salam

400 ml air

Embel-embel rempah

:80 gram kelapa parut

1 kotak tahu putih

1 sdm tepung kanji

3 buah cabai merah keriting

2 siung bawang merah

1 siung bawang putih

2 lembar daun jeruk, rajang halus

1 sdt ketumbar

Sejumput gula dan garam

Bahan pelengkap:

Kecambah

Daun Kemangi

Telur dadar

Kering tempe kacang

Kerupuk udang kecil

Dendeng sapi

Bawang goreng

 

Cara Membuat Bubur Suro Khas Surabaya

  1. Buat bubur: didihkan air, masukkan serai, daun salam, garam, kaldu bubuk, dan santan instan, lalu aduk-aduk hingga tercampur rata. Masukkan beras yang sudah dibersihkan, aduk kembali hingga semua tercampur rata dan koreksi rasa. Tunggu hingga kembali mendidih, biarkan hingga lima menit, kemudian tutup panci, lalu matikan api. Tunggu sampai 30 menit (jangan dibuka tutup pancinya). Nyalakan api dan buka tutup panci sambil aduk-aduk kembali biar matang merata. Biarkan mendidih, masak selama tujuh menit, angkat.
  2. Rempah-rempah bulat: haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, garam, dan gula pasir. Kemudian, masukan tahu dan haluskan kembali sampai tahu menyatu dengan bumbu. Tambahkan parutan kelapa, daun jeruk, dan sedikit tepung kanji. Aduk rata. Setelah itu, bentuk bulat-bulat kecil, goreng hingga matang. Sisihkan.
  3. Tata bubur di atas piring, taburi dengan kecambah, daun kemangi, potongan telur dadar. Tambahkan dendeng sapi jika ada atau abon dan kering tempe. Terakhir, taburi bawang goreng. Bubur suro siap disajikan.
3 dari 3 halaman

Bubur Suro ala Masjid Suro Palembang

Resep kreasi pengguna @Meyscila_28 ini membutuhkan bahan-bahan:

250 gram beras

1 liter air

100 gram daging sapi, potong dadu kecil

1 batang daun bawang, iris

1 batang daun seledri, iris

Bumbu halus:

5 siung bawang merah

3 siung bawang putih

1/2 buah pala

1 sdt garam

1/2 sdt kaldu bubuk

1/2 sdt merica bubuk

1/2 sdt ketumbar bubuk

1/2 sdt kayu manis bubuk

2 buah cengkih

3 sdm kecap manis

2 sdm kecap asin

2 sdm minyak untuk menumis bumbu

200 ml air untuk tumisan daging

 

Cara Membuat Bubur Suro ala Masjid Suro Palembang

  1. Cuci beras, lalu rendam beras sekitar 1 jam. Masak dengan 1 liter air hingga jadi bubur.
  2. Buat tumisan daging: panaskan wajan, beri minyak, lalu tumis bumbu halus dan bumbu rempah hingga harum. Masukkan cincangan daging, beri duo kecap, kaldu bubuk, garam, dan air, masak hingga daging empuk dan air agak menyurut sambil sesekali diaduk.
  3. Masukkan tumisan daging beserta bumbu-bumbunya ke dalam bubur, aduk rata, masak lagi.
  4. Terakhir, masukkan potongan daun bawang dan daun seledri, aduk hingga rata, koreksi rasa.
  5. Sajikan selagi hangat.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini