Sukses

Qatar Airways Kembali Puncaki Daftar Maskapai Terbaik di Dunia 2024 Versi AirlineRatings.com, Tak Ada Wakil Indonesia

Selain menyabet posisi maskapai terbaik di dunia 2024 versi AirlineRatings.com, Qatar Airways juga menyabet posisi di sejumlah kategori lain.

Liputan6.com, Jakarta - Maskapai yang berbasis di Doha, Qatar, Qatar Airways kembali memuncaki daftar maskapai terbaik di dunia 2024 berdasarkan daftar yang disusun oleh agensi pemeringkat keselamatan penerbangan dan produk AirlineRatings.com. Capaian itu mengembalikan posisi Qatar Airways setelah tahun sebelumnya digeser oleh maskapai Air New Zealand.

Perusahaan yang berbasis di Australia tersebut menggunakan 12 kriteria untuk menilai kinerja maskapai penerbangan tersebut. Daftarnya mencakup keselamatan dan peringkat produk, usia armada, profitabilitas, insiden serius, inovasi, pesanan armada ke depan, dan ulasan penumpang dari berbagai sumber.

Panel juri yang terdiri dari lima editor, dipimpin oleh Pemimpin Redaksi AirlineRatings.com Geoffrey Thomas, memiliki pengalaman industri lebih dari 100 tahun. "Qatar Airways menjadi nomor satu di banyak bidang utama meskipun skornya sangat tipis untuk masuk 10 besar," kata Thomas, dikutip dari CNN, Kamis (30/5/2024).

"Namun, ulasan penumpang memberi peringkat Qatar Airways lebih unggul dari semua maskapai penerbangan dan konsistensi serta standar pelayanan yang tinggi muncul dalam masukan tersebut," lanjut Thomas. 

Selain maskapai terbaik di dunia, daftar itu juga memiliki sejumlah kategori penilaian lain. Hasilnya, Singapore Airlines memenangkan Kelas Utama Terbaik, Qatar Airways meraih Kelas Bisnis Terbaik, Emirates meraih Kelas Ekonomi Premium Terbaik, dan Air New Zealand dianugerahi Kelas Ekonomi Terbaik.

Qatar Airways juga memenangkan Katering Terbaik, Virgin Australia mendapatkan Awak Kabin terbaik, sementara Qantas meraih kemenangan dengan Lounge-nya. Untuk perjalanan jarak jauh, AirlineRatings.com mempunyai penghargaan keunggulan menurut wilayah. Untuk Timur Tengah, Qatar Airways menjadi pilihan utama.

Korean Air berjaya di Asia Utara, Cathay Pacific Airways menjadi pemimpin di Asia Tenggara, dan Air New Zealand menguasai Australia-Pasifik. Air France adalah pilihan utama di Eropa, dan Turkish Airlines memimpin di Eropa Selatan. Air Canada memenangkan penghargaan untuk Amerika Utara, dan Latam menjadi pemenangnya di Amerika Selatan.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Daftar Maskapai Terbaik di Dunia 2024 Versi AirlineRatings.com

Berikut adalah daftar 25 besar maskapai premium terbaik pada 2024:

1. Qatar Airways

2. Korean Air

3. Cathay Pacific Airways

4. Air New Zealand

5. Emirates

6. Air France/KLM

7. All Nippon Airways

8. Etihad Airways

9. Qantas

10. Virgin Australia/Atlantic

11. Vietnam Airlines

12. Singapore Airlines

13. EVA Air

14. TAP Portugal

15. JAL

16. Finnair

17. Hawaiian

18. Alaska Airlines

19. Lufthansa / Swiss

20. Turkish Airlines

21. IGA Group (British Airways & Iberia)

22. Air Canada

23. Delta Air Lines

24. United Airlines

25. American Airlines

 

AirlineRatings.com juga menyusun daftar maskapai bujet 2024 teratas. Daftar berikut disusu berdasarkan alfabet:

• AirAsia Group

• Air Baltic

• Air Canada Rouge

• Cebu Pacific

• EasyJet

• Eurowings

• FlyDubai

• FlyNAS

• GOL

• JetBlue

• Jet2

• Jetstar Group

• Jeju Air

• Norwegian

• Peach

• Ryanair

• Scoot

• SpiceJet

• Sun Country Airlines

• Southwest Airlines

• Transavia

• Vietjet

• Volotea

• Vueling

• WizzAir

 

Dari sederet nama tersebut, tidak ada satu maskapai dari Indonesia yang disebutkan. Sementara, Singapura dan Vietnam sama-sama memiliki perwakilan di kedua daftar berbeda. Sedangkan, Malaysia dan Filipina menempatkan perwakilannya di daftar maskapai bujet terbaik. 

3 dari 4 halaman

Insiden Turbulensi Lukai 12 Orang di Pesawat Qatar Airways

Sebelumnya, Qatar Airways jadi sorotan setelah 12 orang terluka dalam penerbangan pesawat dari Doha ke Dublin akibat turbulensi parah yang terjadi pada Minggu, 26 Mei 2024. Beruntung, pesawat itu berhasil mendarat di Dublin sesaat sebelum pukul 1 siang, waktu setempat.

Mengutip CNN, pesawat itu langsung disambut layanan darurat, termasuk polisi bandara serta departemen pemadam kebakaran dan penyelamatan. Menurut pernyataan dari Bandara Dublin, enam penumpang dan enam awak terluka dalam insiden tersebut. Mereka juga menyatakan bahwa penerbangan Qatar Airways QR107 mengalami turbulensi saat terbang di atas Turki.

Bandara Dublin mengatakan pihaknya membantu penumpang dan staf dan operasinya tidak terpengaruh. Dalam sebuah pernyataan kepada CNN, Qatar Airways mengatakan bahwa penerbangan tersebut mendarat dengan selamat di Dublin, namun 'sejumlah kecil penumpang dan awak pesawat mengalami luka ringan dalam penerbangan dan sekarang menerima perawatan medis'.

"Masalah ini sekarang sedang dalam penyelidikan internal," lanjut pernyataan maskapai. "Keselamatan dan keamanan penumpang dan awak kami adalah prioritas utama kami."

4 dari 4 halaman

Kekacauan di Pesawat Qatar Airways

Dalam laporan terpisah, Bandara Dublin menyatakan bahwa penerbangan QR017, sebuah Boeing 787 Dreamliner, mendarat dengan selamat sesuai jadwal sebelum jam 1 siang waktu setempat  (12.00 GMT). Dikatakan bahwa setelah mendarat, pesawat tersebut disambut oleh layanan darurat, termasuk polisi bandara dan departemen pemadam kebakaran dan penyelamatan, lantaran enam penumpang dan enam awak dilaporkan cedera setelah pesawat mengalami turbulensi saat mengudara di atas Turki.

Pihak bandara juga mengatakan semua penumpang diperiksa apakah ada cedera di dalam pesawat, dan delapan orang kemudian dibawa ke rumah sakit. Penumpang Paul Mocc mengatakan kepada outlet Irlandia RTE, dikutip dari kanal Global Liputan6.com, bahwa dia melihat 'orang-orang menghantam atap' dan makanan serta minuman beterbangan ke mana-mana.

Pelancong lain, Emma Rose Power, mengatakan kepada RTE bahwa setelah turbulensi, "beberapa pramugari yang saya lihat, ada goresan di wajahnya, ada es di wajahnya. Ada seorang gadis yang lengannya digendong." 

Peristiwa itu terjadi beberapa hari setelah 104 penumpang terluka dan seorang pria dengan penyakit jantung tewas dalam penerbangan Singapore Airlines yang dilanda turbulensi parah. Penerbangan SQ321 dari London ke Singapura yangterbang pada ketinggian 37.000 kaki pada Selasa, 21 Mei 2024, mendadak turun tajam sebelum naik beberapa ratus kaki, menurut data pelacakan penerbangan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.