Sukses

Waspadai Kepadatan Penumpang Kereta Api di 10 Stasiun Keberangkatan dan Tujuan Saat Mudik Lebaran 2024

Apa saja rute favorit penumpang kereta api saat mudik Lebaran 2024?

Liputan6.com, Jakarta - Mudik 2024 dimulai, kenaikan jumlah penumpang di sejumlah stasiun kereta api pun mulai dilaporkan. Vice President Public Relations KAI Joni Martinus menyebut bahwa masing-masing ada 10 stasiun kereta api keberangkatan dan tujuan terpadat di periode ini, melalui keterangan pada Lifestyle Liputan6.com, Sabtu, 6 April 2024.

Sepuluh stasiun keberangkatan terpadat, yakni:

  1. Stasiun Pasarsenen
  2. Stasiun Gambir
  3. Stasiun Surabaya Pasarturi
  4. Stasiun Surabaya Gubeng
  5. Stasiun Solo Balapan
  6. Stasiun Bandung
  7. Stasiun Malang
  8. Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng
  9. Stasiun Ketapang
  10. Stasiun Kiaracondong

Sementara itu, 10 stasiun tujuan terpadat adalah:

  1. Stasiun Pasarsenen

  2. Stasiun Gambir

  3. Stasiun Surabaya Pasarturi

  4. Stasiun Surabaya Gubeng

  5. Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng

  6. Stasiun Bandung

  7. Stasiun Solo Balapan

  8. Stasiun Malang

  9. Stasiun Ketapang

  10. Stasiun Kiaracondong

Di keterangan yang sama, Joni juga membeberkan 10 relasi kereta terpadat di periode mudik 2024:

  1. Surabaya Pasarturi-Pasarsenen
  2. Pasarsenen-Surabaya Pasarturi
  3. Malang-Pasarsenen
  4. Pasarsenen-Malang
  5. Kiaracondong-Surabaya Gubeng
  6. Surabaya Gubeng-Kiaracondong
  7. Blitar-Pasarsenen
  8. Lempuyangan-Pasarsenen
  9. Pasarsenen-Blitar
  10. Pasarsenen-Kutoarjo

Terdapat pula sejumlah Kereta Api Jarak Jauh favorit untuk periode angkutan Lebaran tahun ini:

  1. KA Airlangga relasi Pasarsenen-Surabaya Pasar Turi (PP)
  2. KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan-Ketapang (PP)
  3. KA Pasundan relasi Kiaracondong-Surabaya Gubeng (PP)
  4. KA Bengawan relasi Pasarsenen-Purwosari (PP)
  5. KA Joglosemarkerto relasi melingkar Jawa Tengah
  6. KA Kahuripan relasi Kiaracondong-Blitar (PP)
  7. KA Matarmaja relasi Pasarsenen-Malang (PP)
  8. KA Jayakarta relasi Pasarsenen-Surabaya Gubeng (PP)
  9. KA Kertajaya relasi Pasarsenenen-Surabaya Pasarturi (PP)
  10. KA Progo relasi Pasarsenen-Lempuyangan (PP)

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Puncak Arus Mudik 2024

Sebelumnya, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo menyebut bahwa peningkatan arus penumpang kereta api jelang Idulfitri sudah mulai terlihat, terutama di Stasiun Gambir Jakarta. Ia menyebut bahwa puncak arus mudik Lebaran 2024 jatuh pada Sabtu, 6 April 2024.

"Hari ini (5 April 2024), (penumpang kereta) sudah lebih dari 16 ribu," kata dia usai menghadiri apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Lebaran 2024 di Gambir, Jakarta Pusat, Jumat, 5 April 2024. "Besok (6 April 2024) itu hampir 17 ribu. Jadi, puncaknya besok. Kemudian, Senin meningkat lagi jadi 22 ribu."

Ia melanjutkan, "Karena itu, kami mengimbau agar para penumpang segera melakukan perjalanan. Semoga perjalanan (mudik Lebaran) bisa berjalan lancar."

Didiek berkata bahwa KAI menjalankan 8.285 perjalanan selama masa angkutan Lebaran tahun ini, dengan kapasitas untuk kereta api jarak jauh komersil dan PSO (kereta api subsidi) sekitar 4.222.000. "Kemudian, total termasuk komuter itu sampai tujuh juta lebih," imbuhnya.

Penjualan tiket kereta api sampai Lebaran, ia menginformasikan, sudah di atas 80 persen. Sementara itu, sekitar 64 persen tiket kereta api arus balik telah terjual.

3 dari 4 halaman

Posko Angkutan Lebaran 2024

Didiek juga berkata, berbagai persiapan telah dilakukan KAI, termasuk memeriksa rem. "Infrastruktur maupun sarana sudah kita lakukan (pemeriksaan) bersama DJKA (Direktorat Jenderal Perkeretaapian). Kami juga lakukan KAIS di Maret dan April (2024), sehingga insya Allah semuanya berjalan lancar," harapnya.

Di kesempatan yang sama, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo mengatakan bahwa ini merupakan tahun pertama kereta cepat Jakarta-Bandung, Whoosh, akan melayani arus mudik Lebaran. "Ada 52 perjalanan (kereta Whoosh) per hari dengan kapasitas hingga 31.252 penumpang per hari," ia menyebut.

Ia juga meresmikan posko angkutan Lebaran yang bakal aktif selama 12 hari, yakni 5--16 April 2024. "Dengan estimasi jumlah penumpang mencapai 7,3 juta, tentu ini (operasionalnya) bukanlah hal yang mudah," Tiko mengatakan. "Untuk itu, para peserta posko harus melakukan monitoring dan mengecekan langsung di lapangan untuk menjamin (layanan) berjalan dengan tertib, aman, terendali, dan lancar."

"Kami mau memastikan keselamatan perjalanan kereta api dengan meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan, khususnya pada daerah-daerah rawan bencana, seperti banjir, longsor, (jalur) ambles, atau di sekitar perintasan sebidang, sehingga dapat meminimalisir risiko yang mungkin timbul di lokasi tersebut," bebernya.

4 dari 4 halaman

Jangan Melebihi Relasi di Tiket

"Saya minta para peserta posko menjaga kesehatan dan tetap siaga dalam pelaksanakannya. Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas penyelenggaraan posko ini," Tiko menambahkan.

Ia memberi semangat, dan mendorong peserta posko angkutan Lebaran 2024 mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, keamanan, serta pelayanan pada penumpang di berbagai aspek. "Berusahalah dengan hati, penuh keikhlasan, serta ketulusan agar masyarakat puas, dan memercayai kereta api sebagai transportasi yang aman dan nyaman," ucapnya.

Tiko mengklaim bahwa masyarakat sangat senang naik kereta api. "Semua tadi saya cek puas dengan kondisi gerbongnya, kenyamanan kursinya, pelayanan, termasuk ketepatan waktu. Jadi, saya rasa ini satu perubahan yang signifikan, bahwa masyarakat sekarang sangat menikmati dan menggemari naik kereta api," menurut dia.

PT. KAI pun telah menegaskan aturan terkait pelanggaran penumpang kereta yang sengaja melebihi relasi pada tiketnya. Bukan semata peringatan, tindakan ini diancam denda mencapai dua kali lipat dari harga tiket yang tertera. Pelanggaran itu juga bisa berujung pada larangan naik kereta api untuk sementara waktu.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.