Sukses

Perayaan Tahun Baru 2024 di Jakarta, 500 Ribu Warga Penuhi Monas dan Puluhan Ribu Kunjungi TMII

Bagi warga Jakarta, dua lokasi legendaris, Bundaran HI dan Monas selalu menjadi magnet untuk merayakan pergantian tahun dengan suasana meriah dan spektakuler, termasuk di malam tahun baru 2024.

Jakarta - Bagi warga Jakarta, dua lokasi legendaris, Bundaran HI (Hotel Indonesia) dan Monumen Nasional (Monas), selalu menjadi magnet untuk merayakan pergantian tahun dengan suasana meriah dan spektakuler. Pemerintah Provinsi atay Pemprov DKI Jakarta menyelenggarakan Festival Malam Muda Mudi Jakarta Global saat malam Tahun Baru 2024 dengan rangkaian acara mulai dari Jakarta Karnaval (Jakarnaval), panggung musik, pemutaran video, water mist hingga drone light show (penampilan drone).

Sejak pukul 20.00 WIB, Minggu, 31 Desember 2023, Bundaran HI mulai dipenuhi dengan cahaya gemerlap dan sorak sorai, menjadi pusat perhatian dengan panggung utama Festival Malam Muda-Mudi Jakarta Global yang menyuguhkan lantunan musik dan suara indah dari beberapa artis ibu kota seperti Titiek Puspa hingga Cakra Khan.

Dikutip dari Antara, sorotan utama tidak hanya pada panggung utama, tetapi juga pada elemen-elemen lain seperti water mist yang bertema hutan Indonesia hingga kaleidoskop di Bundaran HI yang memberikan nuansa manis ketika air mancur menyatu dengan video mapping yang memukau.  Lebih lanjut Kirana Jakarta by City Vision, pertunjukan drone selama 10 menit dengan 500 drone, menciptakan sebuah pertunjukan teknologi yang spektakuler yang menjadi tontonan luar biasa serta memukau ribuan mata yang memandang.

Selain itu, sebanyak 500 ribu pengunjung mulai dari wisatawan domestik maupun mancanegara merayakan malam Tahun Baru 2024 di kawasan (Monas, Jakarta Pusat hingga pukul 24.00 WIB. "Data sejak pukul 20.00-24.00 WIB tercatat sebanyak 529.109 orang mengunjungi kawasan Monas saat pergantian tahun," kata Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas Muhammad Isa Sarnuri saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (1/1/2024).

Dari 500 ribu lebih pengunjung itu terdiri atas 8 wisatawan mancanegara (wisman) dan 529.101 wisatawan domestik. Jumlah pengunjung dari dalam negeri itu terdiri atas 446.418 pengunjung dewasa dan 82.683 anak-anak. "Kalau wismannya sebanyak 8 itu dari China ada 4 orang, Inggris itu 2 orang, dan Belanda juga 2 orang," ujar Isa.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Konser Tahun Baru di TMII

Ratusan ribu pengunjung itu turut menyaksikan kembang api sebagai simbol pergantian tahun dari 2023 menjadi 2024. Pengunjung terlihat antusias mengambil foto dan video saat kembang api menghiasi langit di Monas.

Adapun Jakarta Karnaval (Jakarnaval) tahun ini adalah "Indonesian Legend Intellectual Property" (IP) based character atau karakter berbasis kekayaan intelektual dari karya-karya anak bangsa. Jakarnaval ini menampilkan beragam mobil hias dengan lampu-lampu yang menarik dan dekorasi karya anak bangsa seperti Sri Asih, Si Juki, Si Unyil, Si Buta dari Gua Hantu dan Satria Dewa Gatotkaca.

Sementara itu, puluhan ribu warga memadati kawasan Danau Archipelago, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk menyaksikan pesta kembang api dan atraksi air mancur menari bersama drone pada momen pergantian Tahun 2023-2024.

Pada pukul 23.00 WIB kawasan tersebut sudah mulai dipadati warga dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak, muda-mudi hingga dewasa. Tampak sejumlah warga fokus berfoto dan mengambil video saat pertunjukan air mancur menari yang dibarengi 300 drone membentuk berbagai gambar .

Tak hanya itu, konser musik pun terus menemani para pengunjung yang menanti pukul 00.00 WIB. Kawasan TMII di Jakarta Timur sejak pagi hingga menjelang pergantian Tahun Baru 2024 tembus hingga 50 ribu wisatawan domestik maupun mancanegara.

3 dari 4 halaman

Tahun Baru di Ancol

Kemeriahan malam tahun baru 2024 juga terasa di tepi Pantai Ancol, Jakarta Utara. Lautan manusia menyaksikan tarian kilauan kembang api yang mempesona. Sejak senja, pengunjung telah meramaikan pantai dengan kehadiran mereka, membawa tikar sebagai alas untuk menanti malam pergantian tahun baru 2024.

Pada malam perayaan pergantian tahun, Pantai Ancol dikunjungi sebanyak 121 ribu jiwa, catatan kehadiran para pengunjung disebutkan oleh Korporat Komunikasi Taman Impian Jaya Ancol Ariyadi Eko Nugroho. Data tersebut masuk hingga pukul 21.00 WIB pada 31 Desember 2023.

Malam tahun baru di kawasan wisata ini mempersiapkan tiga panggung hiburan utama, termasuk panggung karnaval di Pantai Lagun dan Pantai Festival. Puncak kegembiraan diselenggarakan di ketiga panggung tersebut dengan Pesta Kembang Api yang memukau.

Untuk memastikan kenyamanan pengunjung, Ancol menerapkan sistem parkir terpusat dan menyediakan 70 bus wara wiri gratis untuk membantu perjalanan menuju area pantai. Menyongsong tahun 2024, Ariyadi berharap membawa keberkahan dan kesuksesan lebih dari tahun sebelumnya, menciptakan kenangan tak terlupakan bagi setiap pengunjung yang merayakan pergantian tahun di kawasan yang memukau ini.

4 dari 4 halaman

Aturan Perayaan Tahun Baru 2024

Optimisme bahwa meskipun menghadapi tahun politik, industri pariwisata tetap akan berkembang juga menjadi keyakinan Ariyadi dalam menyambut tahun baru. Pengunjung tidak hanya menjadi penonton gemerlap kembang api mempesona langit Ancol, melainkan juga merasakan alunan magis dari penampilan band-band ternama Indonesia seperti Noah Band, The Chancuters, hingga Rhoma Irama.

Sebelumnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perayaan tahun baru. Pemprov DKI telah menentukan aturan yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat perayaan malam tahun baru, dilansir dari akun Twitter (X) resmi Pemprov DKI Jakarta, @DKIJakarta pada Sabtu, 30 Desember 2023.

Yang boleh dilakukan :

1. Wajib menggunakan masker dan sudah vaksin lengkap

2. Mengenakan pakaian dan alas kaki yang nyaman

3. Membawa sendiri tas ramah lingkungan

4. Tubuh dalam keadaan sehat dan tidak bergejala sakit

5. Menjaga kebersihan venue.

Yang tidak boleh dilakukan

1. Membuang sampah sembarangan

2. Membawa senjata dan obat-obatan terlarang

3 Membawa hewan peliharaan

4. Menyerukan ujaran kebencian, rasisme, politik atau kampanye, dan lain-lain

5. Melakukan vandalisme.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.