Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) berniat mengundang Panglima TNI dan Kapolri dalam debat capres yang akan dilaksanakan Minggu 22 Juni 2014. Undangan itu tak lepas dari tema debat yang membahas Politik Internasional dan Ketahanan Nasional.
Namun, sampai saat ini undangan untuk Panglima TNI belum diterima pihak Mabes TNI. Belum ada undangan dari KPU yang ditujukan untuk Panglima TNI Jenderal Moeldoko terkait debat capres itu.
"Sampai saat ini kami belum terima undangan itu," kata Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Fuad Basya, saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Kamis (19/6/2014).
Fuad mengatakan, sampai saat ini memang belum ada undangan itu. Tapi, kalau pun undangan itu sampai, menurutnya Panglima TNI tidak akan hadir.
"Kalau menurut saya, Panglima tidak akan hadir karena ini rawan dipolitisasi. Nanti dibilang tidak netral lagi," terangnya.
Meski dalam undangan itu Panglima TNI hanya menyaksikan debat, Fuad yakin peluang adanya persepsi politisasi masih terbuka. Karena itu, dirinya masih berkeyakinan Panglima TNI tidak akan hadir dalam debat itu.
"Ini sangat rawan ya. Bisa saja, setelah debat nanti ada yang bertanya 'Pak Jokowi bagaimana Pak, Pak Prabowo bagaimana Pak', misalnya. Saya kira jangan sampai dipolitisasi hanya karena itu," ujarnya.
Dirinya menegaskan, TNI akan tetap bersikap netral dalam pemilu sesuai dengan undang-undang. Karena itu, siapa pun nanti presidennya TNI akan mendukung penuh.
"Saya kira kami tidak akan berkomentar soal apa pun tentang para capres. Ekonomi, politik, apa pun itu. Siapa pun yang terpilih kami akan mendukung. Karena kami netral," tegasnya.
Fuad mengatakan, akan berkonsultasi lebih jauh kepada Panglima TNI terkait tawaran KPU untuk menghadiri debat capres ketiga ini. Yang pasti, sampai saat ini undangan itu belum diterima TNI.
"Sampai sekarang belum ada undangan. Kalau undangan itu ada, akan kami konsultasikan dengan Panglima TNI," tandas Fuad. (Mut)
Rawan Dipolitisasi, Panglima TNI Tak Akan Hadiri Debat Capres
KPU berniat mengundang Panglima TNI dan Kapolri dalam debat capres yang akan dilaksanakan Minggu 22 Juni 2014.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/689519/original/Pengamat-Debat-Capres-140611-a.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia10 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon14 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441352/original/085354000_1765504848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-12T084357.150.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528523/original/006924900_1773286985-cek_fakta_-_ikan_budidaya_link_pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380756/original/071937100_1792737316-Screenshot_2026-10-23_124005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380731/original/013852100_1792736272-cek_fakta_-_ikan_budidaya_lele.jpg)