Liputan6.com, Jakarta - Anggota Tim Pemenangan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Kastorius Sinaga mengatakan Indonesia saat ini masih rentan terhadap isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan). Maka itu, isu ini menjadi satu perhatian penting bagi pasangan bernomor urut 1 ini.
"Setiap orang berhak atas kebebasan beragama. Negara menjamin tiap-tiap individu di dalam menjalankan kerukunan antar-umat beragama, dan itu sudah tercantum dalam undang-undang. Jadi ini penting terkait visi-misi pasangan Prabowo-Hatta," kata Kastorius dalam diskusi `Masa Depan Kebebasan Beragama dan Kelompok Minoritas di Indonesia` di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/6/2014).
Berbicara kerukunan antar-umat beragama, kata Kastorius, sebetulnya dapat terwujud jika rakyatnya sejahtera. Untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat, tentu tidak terlepas dengan kekayaan negara yang menurutnya mudah dan selalu dibobol pihak asing.
"Kekayaan sumber daya alam negara pastinya bisa memberikan kesejahteraan rakyatnya. Jadi soal diskriminasi, kita tidak mentolerir berbagai tindakan diskriminasi dan penindasan minoritas. Jadi kita harus perkuat di negara ini sistem demokrasi beragamanya," paparnya.
Menurut Kastorius, meski pun dirinya bukan seorang ahli agama, namun cukup memahami bahwa konflik agama juga tidak terlepas dari garis kemiskinan dan tingkat pendidikan yang rendah.
"Mereka semuanya hanya menjadi objek. Dan saya lihat di sana ada politisasi di semua konflik agama. Padahal konflik agama sudah menjadi konflik lama, jadi ini menjadi tantangan bagi para leadership," tandas Kastorius. (Ans)
Tim Prabowo-Hatta: Hak Kebebasan Beragama Masuk Visi-Misi Kami
Anggota Tim Pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Kastorius Sinaga menilai Indonesia saat ini masih rentan terhadap isu SARA.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/689228/original/prabowo-hatta-2-140610-andri.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon21 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7915199/original/007053000_1780746673-87a95eff-89b4-4b3c-ac8b-2122d6b93d4b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264387/original/067811000_1782109347-PLN_-_cek_fakta_lip6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380253/original/006195600_1792662795-cek_fakta_-_megawati_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4651071/original/079522700_1700118528-cek_fakta_produk.jpg)