Sukses

Fahira Idris: Belum Ada Kota Layak Anak

Putri mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris ini pun bertekad membawa Jakarta menjadi Kota Layak Anak.

Liputan6.com, Jakarta - Aktivis perempuan yang juga caleg DPD dari Daerah Pemilihan Jakarta, Fahira Idris, menilai belum ada kota atau kabupaten di Indonesia yang menyandang status Kota Layak Anak (KLA). Putri mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris ini pun bertekad membawa Jakarta menjadi Kota Layak Anak.

"Jika saya dipercaya masyarakat Jakarta menjadi anggota DPD, saya akan perjuangkan Jakarta menjadi kota layak anak atau KLA," ujar Fahira Idris saat berorasi di Gelanggang Remaja Jakarta Utara, Rabu (19/3/2014), dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com.

Menurut Fahira, Jakarta saat ini sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2011 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak dari Tindak Kekerasan. Dia menambahkan, saat ini aksi dan inovasi dari perda ini segera diaplikasikan, sehingga Jakarta bisa menyandang Kota Layak Anak.

"Memang aktor utama untuk merealisasikan ini merupakan Pemerintah Provinsi DKI. Tetapi DPD harus `rewel` mendorong KLA di DKI Jakarta," kata caleg DPD nomor urut 11 di hadapan warga 6 kecamatan dan 31 kelurahan yang ada di Jakarta Utara," tutur dia.

Pengusaha sekaligus aktivis berusia 45 tahun ini menyebutkan, kebijakan yang ingin diwujudkannya yakni agar anak-anak di Ibukota dilibatkan dalam setiap kebijakan, baik perda ataupun regulasi lainnya.

"Anak-anak punya hak menentukan wajah kota tempat mereka tinggal," ucap perempuan yang juga Ketua Yayasan Anak Bangsa Berdaya dan Mandiri ini.

Salah satu ciri kota layak anak, imbuh dia, banyak terdapat ruang terbuka hijau untuk bermain anak-anak. "Di Jakarta ini gudangnya perusahaan-perusahaan besar. Sudah saatnya program-program CSR (Corporate Social Responsibility), mereka diarahkan untuk memperbanyak ruang terbuka hijau," pungkas Fahira. (Ismoko Widjaya)

Baca juga:

Kampanye DPD, Fahira Idris Bagi-bagi `Hadiah Khusus`
Suara Parpol dan Caleg DPD yang Dicoret Hangus
Caleg DPD DKI Gugat Diskriminasi Pemilu

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini