Cara Membuat Kandang Hamster Sendiri dari Box Plastik dan Galon

Panduan cara membuat kandang hamster sendiri dari box plastik atau galon bekas, lengkap dengan ukuran ideal, ventilasi, alas, dan tips menata isinya.

Liputan6.com, Jakarta Cara membuat kandang hamster sendiri paling mudah adalah memakai box plastik besar berpenutup, lalu sebagian besar tutupnya diganti dengan kawat jaring untuk ventilasi. Setelah itu, kamu tinggal mengisinya dengan alas yang tebal, roda lari, tempat sembunyi, botol minum, dan tempat makan.

Biayanya biasanya jauh lebih murah dibanding kandang jadi, dan ukurannya bisa kamu sesuaikan dengan jenis hamster. Kunci dari cara membuat kandang hamster sendiri ada di tiga hal, yaitu ruang yang luas, sirkulasi udara yang baik, dan tidak ada bagian tajam.

Dilansir dari PetMD, kandang hamster DIY bisa dibuat dari box plastik besar. Pastikan kamu mengukur bagian dalamnya untuk memastikan luas lantainya minimal 450 inci persegi , atau sekitar 2.900 cm persegi.

 

1. Cara Membuat Kandang Hamster dari Box Plastik (Bin Cage)

Model bin cage adalah cara membuat kandang hamster sendiri yang paling populer di kalangan pemelihara hamster, karena bahannya mudah dicari dan alatnya sederhana. Contoh sederhananya, bayangkan box kontainer plastik bening ukuran besar yang biasa dipakai untuk menyimpan pakaian. Box itulah yang nanti diubah jadi rumah hamster dengan menambahkan jendela kawat di tutupnya.

Sebagaimana disampaikan Pasadena Humane, box penyimpanan plastik adalah cara yang bagus dan hemat biaya untuk memberi hamster ruang yang cukup luas.

Panduan mereka juga menekankan pentingnya bagian akhir pemasangan, yakni memastikan tidak ada serpihan plastik yang lepas dan semua tepinya halus.

Sebelum mulai, siapkan dulu alat dan bahannya. Daftar yang umum dipakai antara lain box penyimpanan plastik berukuran cukup besar dengan tutup yang kuat, kawat jaring logam yang kaku dengan lubang kecil, cable ties yang kuat atau pengikat mekanis lain, bor dengan mata bor yang sesuai, spidol, penggaris atau meteran, alat potong untuk plastik, tang pemotong kawat, amplas atau kikir, serta sarung tangan dan pelindung mata.

1. Pilih Box dengan Ukuran yang Tepat

Langkah pertama memahami cara membuat bin cage adalah memilih wadah yang luas. Yang dihitung adalah luas lantai bagian dalam, bukan ukuran yang tertera di label. Box yang terlihat besar dari atas kadang menyempit di bagian dasar. Box yang terlihat besar dari atas kadang menyempit di bagian dasar. Box yang terlihat besar dari atas kadang menyempit di bagian dasar.

Sebagai patokan umum, pilih box dengan kapasitas besar (sekitar 150 liter atau lebih) dan bentuk dasar yang lebar, bukan yang tinggi tapi sempit.

2. Tandai Area Jendela Ventilasi di Tutup

Pada tutup box, gunakan penggaris atau meteran untuk menggambar batas selebar 1 sampai 2 inci dari tepi, atau sekitar 2,5 sampai 5 cm. Sisa plastik di pinggir ini berfungsi sebagai rangka untuk menahan kawat. Perhatikan juga bagian penting tutup, yaitu jangan memotong pengait kunci, engsel, klip struktural, atau area yang dibutuhkan agar tutup tetap terpasang dengan aman.

3. Potong Plastik dengan Hati-Hati

Lepaskan tutup dan kerjakan di permukaan yang stabil. Di atas alas yang aman seperti kardus, gunakan cutter untuk memotong sepanjang garis. Jika ada, heat gun untuk melunakkan plastik bisa membuat proses ini lebih mudah, tetapi tidak wajib.

Kalau plastiknya getas, jangan dipaksa, karena beberapa jenis plastik lebih mudah retak dibanding yang lain, jadi jangan memaksakan pisau menembus plastik rapuh jika sudah mulai terbelah.

4. Haluskan Tepi Potongan

Bagian ini sering dilewatkan, padahal penting untuk keselamatan. Setelah lubang di tutup terpotong, amplas tepi plastik yang kasar agar hamster aman dari plastik tajam.

Sebagai patokan praktis, kikir dan amplas plastik sampai setiap tepi potongan terasa halus saat diraba dengan jari, lalu bersihkan debu dan serpihan plastik sebelum lanjut.

5. Potong Kawat Jaring Sedikit Lebih Besar dari Lubang

Gunakan kawat logam agar tidak bisa digigit putus oleh hamster. Potong kawat sehingga menutupi lubang dengan kelebihan sekitar 1 inci di setiap sisi, kurang lebih 2,5 cm. Pakai sarung tangan, karena tepi kawat yang baru dipotong bisa sangat tajam.

Usahakan juga memotong kawat sedekat mungkin dengan kawat silangnya untuk meminimalkan ujung yang runcing.

6. Bor Lubang untuk Pengikat

Tandai titik di sekeliling bingkai plastik dengan spidol, lalu bor. Jaraknya bisa disesuaikan, tetapi jika memakai cable ties, gunakan bor untuk membuat lubang di tutup dengan jarak 2 inci, atau sekitar 5 cm.

Pastikan lubang tidak terlalu dekat ke tepi potongan, supaya lubang dibor di luar tepi potongan dengan sisa plastik yang cukup sehingga lubang tidak robek ke arah bukaan.

7. Pasang Kawat dengan Cable Ties atau Baut

Ada dua pilihan pengikat. Jika memakai mur, baut, dan ring, masukkan sekrup ke setiap lubang, pasang ring, lalu kencangkan dengan mur. Jika memakai cable ties, masukkan cable tie ke setiap lubang, kunci, lalu tarik hingga kencang. Setelah itu, potong ujung cable ties agar tidak mencuat.

8. Tambahkan Lubang Udara di Sisi (Opsional)

Jika ingin sirkulasi lebih baik, bor beberapa lubang ventilasi tambahan di bagian atas dinding box. Namun, lubang kecil hanya pelengkap. Ventilasi utama tetap berasal dari panel kawat yang lebar di tutup.

9. Cuci dan Keringkan Sebelum Dipakai

Lap bagian dalam box untuk menghilangkan sisa serpihan plastik. Cara yang dikenal di tutorial Instructables adalah menyeka box dengan kain lap supaya tidak ada plastik yang tertinggal di dasar.

Pastikan box benar-benar kering sebelum alas dimasukkan.

Tips Singkat

Kalau khawatir box retak saat dipotong, tempelkan lakban di sepanjang sisi luar garis potong. Cara ini membantu meredam tekanan pada plastik, sehingga potongan lebih rapi dan risiko retak berkurang.

2. Cara Membuat Kandang Hamster dari Galon atau Jerigen Bekas

Kalau kamu ingin memanfaatkan barang yang ada di rumah, galon air mineral bekas atau jerigen bisa jadi alternatif dalam cara membuat kandang hamster sendiri. Dalam praktiknya, model ini lebih cocok dipakai sebagai ruang tambahan atau kandang sementara, karena luas dasar satu galon biasanya terbatas. Jadi, pertimbangkan untuk menyambungkan beberapa galon atau menggabungkannya dengan box plastik utama.

Prinsip yang sama juga berlaku untuk kandang dari jerigen bekas. Bagian wadah dipotong, lalu bukaannya ditutup dengan kawat jaring atau kasa supaya udara bisa mengalir dengan baik.

  1. Hitung dulu ukuran ruangnya: Pastikan galon cukup luas agar hamster bisa bergerak bebas, karena ruang sempit bisa memicu stres. Hamster Syrian membutuhkan ruang lebih besar dibanding hamster kerdil. Kalau satu galon terasa kurang luas, rencanakan dari awal untuk menyambung dua galon atau lebih.

  2. Bersihkan dan keringkan galon: Cuci galon sampai bebas sisa cairan, bau, dan kotoran, lalu keringkan sampai benar-benar tidak lembap. Kelembapan yang tertinggal bisa memicu jamur atau bakteri. Sambil mengeringkan, periksa apakah ada retakan atau bagian plastik yang rapuh.

  3. Tandai pola ventilasi: Gunakan spidol untuk menandai bukaan di bagian samping atau atas galon. Sisakan jarak dari tepi bukaan untuk tempat mengikat kawat, supaya struktur galon tetap kokoh.

  4. Potong dan rapikan tepi: Potong plastik dengan cutter secara perlahan. Tepi galon bekas potongan sangat tajam, jadi haluskan dengan amplas sampai tidak bisa melukai hamster.

  5. Pasang kawat dari sisi luar: Buat lubang kecil di sekeliling bukaan dengan jarak merata, lalu ikat kawat menggunakan cable ties. Memasang kawat dari luar membuat hamster tidak bersentuhan langsung dengan ujung kawat. Potong sisa ujung cable ties sampai rapi.

  6. Buat lubang untuk botol minum: Buat lubang kecil di dinding galon sehingga hanya moncong botol yang masuk ke dalam. Posisikan setinggi jangkauan hamster dan jauh dari area utama bermain, agar tetesan air tidak membasahi alas.

  7. Sambungkan beberapa galon jika perlu: Buat bukaan pada dua galon yang akan disatukan sebagai terowongan antarruang. Rekatkan sambungannya dengan perekat kuat dan periksa kestabilannya. Satu ruang bisa dipakai untuk bersarang, sedangkan ruang lain untuk roda dan area bermain.

Tips singkat: Karena dinding galon melengkung, lantai yang benar-benar bisa dipakai hamster sering lebih sempit dari perkiraan. Ukur bagian dasar yang datar, bukan diameter terluar galon.

3. Cara Menata Isi Kandang agar Hamster Betah

Rangka kandang baru setengah pekerjaan. Bagian berikutnya dalam cara membuat kandang hamster sendiri adalah menata isinya agar mirip dengan habitat alami hamster. Manfaat utama penataan yang tepat bagi pengguna adalah hamster jadi lebih tenang, jarang menggigit kawat, dan kandang lebih mudah dibersihkan.

Mengacu pada panduan Blue Cross, hamster perlu menggali, jadi sediakan minimal 20 cm alas yang cocok untuk digali agar mereka bisa membuat terowongan dan sarang sendiri.

Lembaga tersebut juga menyebut bahwa celah antarjeruji atau kawat sebaiknya kurang dari 1 cm untuk mencegah hamster kabur.

  1. Isi alas secara berlapis: Gunakan alas kertas tanpa pewangi sebagai bahan utama. Jangan hanya ditabur, tetapi susun alas berlapis-lapis dan tekan perlahan sebagian area agar terowongan bisa bertahan. Sisakan ruang di atasnya, karena sebaiknya ada jarak minimal 5-6 inci antara permukaan alas dan bagian atas box, kira-kira 13-15 cm, supaya hamster tidak bisa memanjat keluar.
  2. Siapkan rumah persembunyian bersekat: Hamster butuh tempat tidur yang tertutup. Idealnya, gunakan rumah persembunyian bersekat (multi-chamber) karena hamster lebih suka tidur jauh dari pintu masuk. Buat lubang di dasar rumahnya agar hamster bisa menggali turun dari rumah ke dalam alas. Kalau anggaran terbatas, kardus bagian dalam (bukan kardus luar bekas kiriman paket) bisa dipakai sementara.
  3. Pasang roda lari yang tepat: Pilih roda berpermukaan padat, bukan jeruji. PetSmart menegaskan bahwa roda berpermukaan padat yang cukup besar untuk spesies hamster kamu adalah hal yang tidak bisa ditawar untuk kesehatan dan olahraga malamnya. Jika punggung hamster terlihat melengkung saat berlari, artinya rodanya terlalu kecil.
  4. Sediakan air minum yang aman: Botol minum khusus hamster bisa ditempel dengan velcro di dinding, atau gunakan botol berdiri. Ganti airnya setiap hari dan bersihkan ujung botol secara rutin agar tidak tersumbat.
  5. Tebar makanan agar hamster mencari: Mangkuk kecil berguna untuk makanan basah seperti sayur. Untuk pakan kering, kamu bisa meniru cara alami hamster mencari makan, yaitu menaburkan pakan di atas lantai kandang alih-alih hanya menaruhnya di mangkuk.
  6. Tambahkan pasir mandi dan mainan kunyah: Wadah pasir mandi penting, terutama untuk hamster kerdil. Hindari pasir kalsium dan debu mandi (bathing dust), lalu pilih pasir yang aman untuk hamster. Tambahkan juga kayu atau mainan kunyah untuk menjaga gigi hamster yang terus tumbuh.
  7. Letakkan barang berat di atas penyangga: Wadah pasir atau rumah keramik sebaiknya diletakkan di atas platform yang kokoh. Hamster pasti akan menggali di bawahnya, dan penyangga mencegah barang berat roboh lalu menimpa hamster.

Penataan ini berkaitan erat dengan kebiasaan alami hamster. Dr. Shermaine Wilson Cox, dokter hewan kecil yang berbasis di sekitar Atlanta, dikutip dari Petco menyatakan, "Hamster adalah hewan nokturnal. Artinya mereka kurang aktif di siang hari dan lebih aktif di malam hari. Mereka sangat energik dan akan berolahraga selama tiga sampai empat jam setiap malam."

Soal tempat persembunyian, Dr. Ochoa yang juga dikutip Petco mengatakan, "Ini adalah cara mereka bersembunyi dari bahaya. Mereka biasanya bersembunyi saat ingin beristirahat. Begitulah cara mereka tetap aman saat tidur."

Ukuran Ideal, Bahan Aman, dan Kesalahan yang Sering Terjadi

Kandang buatan sendiri bisa sama bagusnya, bahkan lebih baik, dari kandang toko, asalkan memenuhi standar dasar. Ada beberapa hal yang perlu kamu cek sebelum hamster dipindahkan ke rumah barunya, mulai dari ukuran, suhu, sampai pemilihan alas.

Merujuk Merck Veterinary Manual, kandang tidak boleh memiliki tepi tajam dan bagian kayu yang bisa dikunyah sampai rusak. Kandang juga harus mudah dibersihkan, memiliki aliran udara yang baik, dan berada pada suhu sekitar 18-26 derajat Celsius.

  • Luas lantai terlalu kecil: Ini kesalahan paling umum. Rekomendasi tiap lembaga berbeda, tetapi standar di Eropa cenderung lebih besar. Banyak pemelihara di Inggris dan Jerman memakai patokan minimal 100 x 50 cm untuk semua jenis hamster. Kalau box yang kamu punya lebih kecil, anggap saja sebagai kandang sementara dan rencanakan untuk upgrade.
  • Menghitung ruang tingkat sebagai lantai: Rak atau lantai bertingkat tidak bisa menggantikan luas dasar. Hamster lebih banyak bergerak secara horizontal dan menggali, bukan memanjat. Utamakan lantai yang lebar dan tidak terputus.
  • Ventilasi hanya berupa lubang kecil: Beberapa lubang bor saja tidak cukup untuk mengeluarkan amonia dari urine. Panel kawat yang lebar di tutup jauh lebih efektif. Itulah sebabnya box plastik yang dimodifikasi dengan benar tetap memiliki sirkulasi udara yang baik.
  • Memakai serutan kayu pinus atau cedar: Kedua jenis kayu ini mengandung minyak aromatik yang bisa mengiritasi saluran pernapasan hamster. Pilih alas kertas tanpa pewangi atau serutan kayu aspen. Sebagian pemelihara juga membekukan alas selama 48 jam sebelum dipakai untuk memastikan tidak ada serangga yang terbawa.
  • Celah kawat terlalu besar: Hamster kerdil dan Roborovski bisa meloloskan diri dari celah yang tampak kecil. Gunakan kawat dengan lubang rapat dan pastikan setiap sisi terikat kencang tanpa ada bagian yang bisa diangkat.
  • Tepi tajam tidak dirapikan: Sisa potongan plastik dan ujung kawat bisa melukai kaki atau mulut hamster. Raba seluruh tepi dengan jari sebelum kandang dipakai. Jika masih terasa kasar, amplas lagi.
  • Kandang diletakkan di tempat yang salah: Hindari sinar matahari langsung, embusan AC, atau ruangan yang terlalu ramai. Box plastik bisa cepat panas jika terkena matahari. Tempatkan di ruangan tenang dengan suhu stabil.
  • Membersihkan terlalu total terlalu sering: Hamster biasanya buang air di sudut yang sama. Bersihkan area itu setiap hari, lalu ganti sebagian alas secara berkala. Untuk mencegah bau, kamu bisa membaca cara menjaga kebersihan kandang hamster secara rutin tanpa merusak terowongan yang sudah dibuat hamster.

Tabel Ringkasan Kebutuhan Kandang Hamster

Sebagai patokan cepat, berikut ringkasan angka yang bisa kamu pakai saat membeli box atau menata kandang. Rekomendasi bisa berbeda antarlembaga, jadi semakin luas ruangnya, semakin baik.

Aspek Patokan yang Disarankan Keterangan
Luas lantai minimal kandang DIY Sekitar 2.900 cm persegi (450 inci persegi) Batas paling bawah, sebaiknya lebih luas
Luas lantai standar Eropa 100 x 50 cm Banyak dipakai lembaga kesejahteraan hewan di Inggris
Ketebalan alas Minimal 15-20 cm, ideal 25 cm Agar hamster bisa membuat terowongan
Jarak alas ke atas box Sekitar 13-15 cm Mencegah hamster memanjat keluar
Celah kawat Kurang dari 1 cm Lebih rapat untuk hamster kerdil
Suhu ruangan Sekitar 18-26 derajat Celsius Hindari sinar matahari langsung
Jarak lubang pengikat kawat Sekitar 5-7,5 cm Jarak rapat membuat kawat lebih kencang

Setelah kandang jadi, pantau perilaku hamster beberapa hari pertama. Hamster yang sering menggigit kawat atau terus mondar-mandir di satu sisi bisa jadi butuh ruang atau alas yang lebih dalam. Soal tanda bahaya, Dr. Ochoa yang dikutip dari Burgess Pet Care menyatakan, "Setiap kali hamster terlihat lesu, kami mulai khawatir."

Dr. Ochoa juga menjelaskan bahwa persembunyian berlebihan di jam aktif bisa menandakan rasa takut. Dikutip dari Petco, ia mengatakan, "Jika hewan peliharaan merasa takut, mereka biasanya akan sering bersembunyi. Mereka mungkin melakukan ini jika seekor kucing atau hewan lain terus-menerus mengawasi mereka."

Kebiasaan menimbun makanan juga perlu kamu pahami saat membersihkan kandang, supaya tidak heran menemukan simpanan pakan di dalam terowongan. Dr. Shermaine Wilson Cox, dikutip dari Burgess Pet Care, menjelaskan, "Setelah mengisi kantong pipinya dengan makanan, mereka akan membawanya kembali ke liang atau tempat persembunyian khusus dan mengosongkan kantong pipi ke tempat penyimpanan makanan mereka."

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kandang Hamster

Apakah kandang hamster dari box plastik aman?

Aman, selama ventilasinya cukup lebar, semua tepi potongan sudah dihaluskan, dan tutupnya terkunci rapat. Pilih box dari plastik yang kokoh, lalu cuci dan keringkan sebelum dipakai. Jangan letakkan kandang di bawah sinar matahari langsung karena plastik bisa cepat panas.

Berapa biaya membuat kandang hamster sendiri?

Biayanya tergantung ukuran box dan jenis kawat yang dipakai, tetapi umumnya lebih murah dibanding kandang jadi dengan luas yang sama. Komponen paling mahal biasanya box besar dan roda lari berkualitas. Kalau anggaran terbatas, utamakan box yang luas dan roda yang tepat, lalu tambahkan aksesori secara bertahap.

Apakah satu kandang boleh diisi beberapa hamster?

Hamster Syrian bersifat soliter dan harus dipelihara sendiri-sendiri di kandang terpisah. Beberapa hamster kerdil terkadang bisa hidup bersama, tetapi risiko berkelahi tetap ada dan kebutuhan ruangnya bertambah. Cara paling aman adalah menyediakan satu kandang untuk satu hamster.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6