Sukses

PT POS Indonesia, Kenali Profil, Sejarah Serta Produk dan Layanannya

Liputan6.com, Jakarta PT POS Indonesia menjadi salah satu BUMN yang akrab dijumpai oleh masyarakat. Tersebar secara luas dan merata diseluruh wilayah di Indonesia, PT POS Indonesia menjadi salah satu BUMN yang memberi sumbangsih besar pada masyarakat, dengan menyediakan berbagai layanan dan produk yang bisa dengan mudah dijangkau.

Tidak hanya melayani masyarakat Indonesia di dalam negeri, PT POS Indonesia juga turut menyediakan layanan yang menjangkau dunia internasional. Tidak hanya untuk mencapai tujuannya untuk bisa go international, expansi PT POS Indonesia ke pasar internasional juga untuk memudahkan warga negara Indonesia di luar negeri.

Memiliki sejarah panjang dalam proses pendiriannya, PT POS Indonesia terus berkembang dan saat ini menjadi salah satu BUMN besar yang ada di Indonesia. Dengan berbagai inovasi yang telah dilakukan, saat ini PT POS Indonesia tidak hanya sebatas melayani pengiriman, namun juga jasa di bidang keuangan.

Lebih lengkapnya, berikut ini ulasan tentang PT POS Indonesia, yang Liputan6.com rangkum dari laman resmi posindonesia.co.id pada Rabu (30/11/2022), berisi profil PT POS Indonesia, sejarah berdirinya PT POS Indonesia dan produk serta layanan di PT POS Indonesia.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Profile PT POS Indonesia

Profile PT POS Indonesia

PT POS Indonesia adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa kurir, logistik dan transaksi keuangan. Nama PT Pos Indonesia sendiri batu secara resmi digunakan pada tahun 1995, setelah sebelumnya sempat mengalami beberapa kali perubahan nama.

Awalnya nama yang digunakan adalah PTT (Posts Telegraaf en Telefoon Dienste) tahun 1906, kemudian berubah menjadi Djawatan PTT (Pos Telegraph and Telephone)  tahun 1945, lalu berubah status menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel) tahun 1961 dan menjadi PN Pos & Giro tahun 1965, kemudian menjadi Perum Pos dan Giro di tahun 1978.

PT POS Indonesia adalah salah satu BUMN tertua yang ada di Indonesia dan keberadaannya telah ada sejak zaman Hindia Belanda. Awal pendiriannya adalah untuk memudahkan pengiriman surat, terutama dalam kegiatan perdagangan. Pasang surut mewarnai perjalanan panjang PT POS Indonesia hingga kini menjadi salah satu BUMN besar yang dikenal banyak orang.

 

Visi, Misi, Tujuan dan Tata Nilai

Tujuan Perusahaan : Membangun bangsa yang lebih berdaya saing dan sejahtera

Visi : Menjadi Postal Operator, Penyedia Jasa Kurir, Logistik dan Keuangan Paling Kompetitif.

Misi : Bertindak Efektif Untuk Mencapai Performance Terbaik

Persyaratan Utama 

- Untuk mewujudkan Visi dan Misi, persyaratan utama yang perlu dilakukan adalah:

- Memberikan produk yang relevan sesuai dengan kebutuhan pasar

- Memberikan jasa layanan yang prima

- Menjalankan proses bisnis secara efisien

- Membangun solusi teknologi informasi yang prima dan human capital yang andal

- Memperkuat sistem pengendalian internal, governance, dan manajemen risiko untuk mencapai tingkat kematangan yang memadai untuk mengamankan pencapaian tujuan Perusahaan.

Sama seperti BUMN Indonesia lainnya, nilai-nilai utama budaya perusahaan dirumuskan dalam akronim AKHLAK. Nilai-nilai Utama Budaya Perusahaan AKHLAK mengandung pesan dan semangat yang dijadikan sebagai slogan, sebagai berikut :

"Kami bekerja secara Amanah dan Kompeten, dengan membangun hubungan yang Harmonis dan sikap Loyal, menjalankan bisnis secara Adaptif, serta mengembangkan kerjasama Kolaboratif."

 

Arti dan Makna Logo

Simbol Burung Merpati dalam posisi terbang dengan pandangan lurus ke depan, dengan lima garis sayap yang berbentuk garis-garis kecepatan, memiliki arti/makna bahwa PT POS Indonesia dalam menjalankan usahanya mengutamakan pada kecepatan, ketepatan dan terpercaya.

Simbol Bola Dunia melambangkan peran Perusahaan sebagai penyelenggara layanan yang mampu menjadi sarana komunikasi dalam lingkup Nasional maupun Internasional.

Tipe tulisan “ POS INDONESIA” dengan huruf Futura Extra Bold memberikan cirri khas sebagai Perusahaan kelas dunia.

- Warna Logo menggunakan warna korporat yaitu warna Pos Orange dan Abu-abu.

- Warna Pos Orange mengandung arti/makna dinamis dan cepat.

- Warna Abu-abu yang merupakan warna natural mengandung arti/makna modern dari sisi pendekatan bisnis.

3 dari 4 halaman

Sejarah PT POS Indonesia

Kantor Pos pertama didirikan di Batavia oleh Gubernur Jenderal G.W Baron van Imhoff pada tanggal 26 Agustus 1746 dengan tujuan untuk lebih menjamin keamanan surat-surat penduduk, terutama bagi mereka yang berdagang dari kantor-kantor di luar Jawa dan bagi mereka yang datang dari dan pergi ke Negeri Belanda. 

Sejak itu pelayanan pos telah lahir mengemban peran dan fungsi pelayanan kepada publik.Setelah Kantorpos Batavia didirikan, maka empat tahun kemudian didirikan Kantor Pos Semarang untuk mengadakan perhubungan pos yang teratur antara kedua tempat itu dan untuk mempercepat pengirimannya. 

Pos Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan status mulai dari Jawatan PTT (Post, Telegraph dan Telephone). Lalu karena perkembangan statusnya menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Kemudian pada tahun 1965 berganti menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro dan pada tahun 1978 berubah menjadi Perum Pos dan Giro.

Hingga akhirnya pada Juni 1995 berubah nama menjadi PT Pos Indonesia (Persero). Seiring berjalannya waktu, PT POS Indonesia terus berkembang pesat dan saat ini telah memiliki sekitar 24 ribu titik layanan yang menjangkau 100 persen kota/kabupaten,100 persen kecamatan dan 42 persen desa dan 940 lokasi transmigrasi terpencil di Indonesia. 

Berikut ini lini masa sejarah berkembangnya PT Pos Indonesia

1746 - Kantor Pos Pertama

Sejarah mencatat keberadaan Pos Indonesia begitu panjang, Kantor Pos pertama didirikan di Batavia (sekarang Jakarta) oleh Gubernur Jenderal G.W Baron van Imhoff pada tanggal 26 Agustus 1746 dengan tujuan untuk lebih menjamin keamanan surat-surat penduduk, terutama bagi mereka yang berdagang dari kantor-kantor di luar Jawa dan bagi mereka yang datang dari dan pergi ke Negeri Belanda. Sejak itulah pelayanan pos telah lahir mengemban peran dan fungsi pelayanan kepada publik.

1875 - POSTEN TELEGRAFENDIENST

Pada tahun ini dinas pos disatukan dengan dinas telegraf dengan status jawatan dengan nama POSTEN TELEGRAAFDIENST.

1877 - Union Postale Universelle

Sejak pemerintahan kolonial dinas pos pemerintahan Belanda sudah berhubungan dalam pengiriman surat dan barang secara internasional, sehingga tercatat sebagai anggota Union Postale Universelle (UPU).

1945 - Hari Bakti POSTEL

Pada saat pendudukan Jepang di Indonesia, jawatan PTT dikuasai oleh militer Jepang, 27 September 1945 Angkatan Muda PTT mengambil alih kekuasaan PTT dan secara resmi berubah menjadi Jawatan PTT Republik Indonesia. Peristiwa tersebut diperingati menjadi hari bakti PTT atau hari bakti POSTEL.

1965 - PN Pos dan Giro

Mengamati perkembangan zaman dimana sektor pos dan telekomunikasi berkembang sangat pesat, maka pada tahun 1965 berganti menjadi Perusahan Negara dan Giro (PN Pos dan Giro).

1978 - Perusahaan Umum Pos dan Giro

Dan pada tahun 1978 berubah menjadi Perusahaan Umum Pos dan Giro yang sejak ini ditegaskan sebagai badan usaha tunggal dalam menyelenggarakan dinas pos dan giropos baik untuk hubungan dalam maupun luar negeri.

1995 - PT Pos Indonesia (Persero)

Selama 17 tahun berstatus Perusahaan Umum. Pada tanggal 20 Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero).

Seiring dengan perkembangan informasi, komunikasi dan teknologi, saat ini PT Pos Indonesia sudah memiliki lebih dari 4.800 Kantor pos, yang dilengkapi electronic mobile pos di beberapa kota besar. Semua titik merupakan rantai yang terhubung satu sama lain secara solid dan terintegrasi. 

4 dari 4 halaman

Produk Dan Layanan PT Pos Indonesia

Produk Dan Layanan PT Pos Indonesia

Terus berkembang sejak berdiri hingga sekarang, PT Pos Indonesia terus berinovasi untuk meningkatkan produk dan layanannya, demi memberi kepuasan pada semua penggunannya.

Secara umum, Pos Indo membagi lingkup bisnisnya menjadi dua, yakni Bisnis Surat Paket dan Jasa Keuangan. Berikut rinciannya : 

1. Bisnis Surat Paket dan Logistik

Pos Domestik

- Kargo Ritel (Udara, Darat)

- Paket Pos Jumbo

- Pos Kilat Khusus

- Paket Pos Biasa

- Pos Express

- Pos Instant

Pos Internasional

- Express Mail Service (EMS)

- Paket Cepat Internasional

- Pos Tercatat Internasional

- Paket Biasa Internasional

- Pos Udara Internasional

- Pos Ekspor

Logistik

- Integrasi Logistik

 

2. Bisnis Jasa Keuangan

- Fund Distribution

- Bank Channeling

- Weselpos

- Giro Pos

- Pospay

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS