Liputan6.com, London Bos dan seorang sekretaris cantik tertangkap basah sedang berhubungan seksual pada jam lembur. Hubungan terlarang dilakukan dalam kondisi terang benderang dengan dinding kaca yang tidak ditutupi korden sama sekali.
Dampak dari ulah yang dilakukan pekerja di salah satu perusahaan asuransi yang ada di Christchurch, London, membuat pengunjung bar yang berada persis di depan gedung perusahaan mengabadikan aktivitas `menyenangkan` itu menggunakan ponsel, lalu mengunggahnya di jejaring sosial dan Youtube!
Pengakuan dari salah seorang pengunjung Raddit, hubungan seksual itu dilakukan hampir setengah jam. Dianggap terlalu lama dan membosankan, pengunjung pun memutuskan membubarkan diri dan kembali ke lantai dansa.
"Aktivitas ini diawali dengan rayuan genit. Kemudian ciuman, dan berujung pada membuka pakaian masing-masing. Mungkin merasa aman, keduanya pindah ke bagian belakang dan terjadilah hubungan seksual itu," kata pengunjung itu seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (5/2/2015)
Menyebarnya video mesum yang dilakukan pada Jumat (30/1/2015) malam membuat hampir seluruh pengguna media sosial dan Youtube di penjuru dunia mana pun turut menyaksikannya. Termasuk mantan tunangan sang sekretaris yang menyebut dirinya sebagai Josh.
Josh mengatakan kalau keduanya telah mengakhiri hubungan yang sudah terjalin cukup lama sekitar enam bulan lalu. Ketika mengetahui tindakan yang dilakukan mantan kekasihnya itu, Josh tak mau ambil pusing dan menanggapinya biasa saja.
Josh hanya mengatakan bahwa sang mantan adalah sosok yang benar-benar cantik. Selain itu, Josh menyebut perempuan itu sebagai sosok yang mendekati kesempurnaan. Hubungan yang dijalani keduanya pun benar-benar menakjubkan.
"Ketika berhubungan dengan saya, dia tidak pernah melakukan kesalahan apa pun. Sayangnya dia membuat sendiri satu tindakan yang membuat namanya jelek," kata Josh.
Saat Bos dan Sekretaris Ketahuan Hubungan Intim di Jam Lembur
Pekerja di asuransi di London tertangkap basah sedang berhubungan seksual
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/806366/original/067826300_1423110687-Seks.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4751478/original/019919400_1708694702-Gus_Iqdammmm.ok.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378214/original/055597900_1792492609-Screenshot_2026-10-20_171752.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344440/original/084293900_1788945337-cek_fakta_PGI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378118/original/094705800_1792490144-gus_iqdam_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2908044/original/001857300_1568187460-hop-design-dDo5fbDH5Ss-unsplash.jpg)