Sukses

Satu Calon Haji Embarkasi Jakarta Wafat di Madinah

Liputan6.com, Madinah - Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Satu calon haji meninggal dunia di Madinah. Almarhum bernama Ahmad Suparman bin Jubed (53 tahun).

Calon haji tersebut berasal dari Embarkasi Jakarta kloter JKS 01, yang meninggal pada 17 Juli 2019, di RSAS Madinah. 

Informasi wafatnya jemaah mengutip data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama, Kamis (18/7/2019) pukul 8.00 WAS.

Dengan demikian tercatat 7 jemaah haji telah wafat. Mereka antara lain Khairil Abbas Salim (BTH 23), usia 62 tahun, meninggal pada 8 Juli 2019 di RSAS Madinah, Sumiyatun Sowikromo Sutardjan (SOC 2), usia 57 tahun, meninggal pada 8 Juli 2019 di pesawat menuju bandara Madinah.

Kemudian Mudjahid Damanhuri Mangun (SOC 44), usia 74 tahun, meninggal pada 9 Juli 2019 di RSAS Madinah;Subli bin Muhammad Nasri (BTH 32), usia 61 tahun, meninggal pada 11 Juli 2019 di RSAS Madinah.

Artapiah Armin Musahab (JKG 86), usia 60 tahun, meninggal pada 12 Juli 2019 di pesawat menuju bandara Madinah. Serta, Soeratno G Mangun Wiyoto (SUB 45), usia 74 tahun, meninggal pada 15 Juli 2019 di RSAS Madinah.

Hingga hari ini, jemaah haji yang berada di Madinah sudah mencapai 77.447 orang dari 191 kloter dengan jumlah petugas 955 orang. Adapun total jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci mencapai 81.086 jemaah haji dari 200 kloter.

Jemaah diberangkatkan dari 13 embarkasi di seluruh Indonesia. Embarkasi antara lain Jakarta (JKS dan JKG), Surabaya (SUB), Palembang (PLM), Lombok (LOM), Ujung Pandang (UPG), Batam (BTH), Medan (MES), Padang (PDG) dan Solo (SOC).

Saat ini, sebagian jemaah haji di Madinah sudah mulai bergerak ke Makkah untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji.

 

2 dari 2 halaman

Masa Puncak, Jemaah Haji di Madinah Capai 77.447

Puluhan ribu jemaah haji Indonesia terus tiba di Madinah. Jumlahnya kini sudah mencapai 77.447 orang dari 191 kloter dengan jumlah petugas 955 orang.

Adapun total jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci mencapai 81.086 jemaah haji dari 200 kloter.

Jemaah diberangkatkan dari 13 embarkasi di seluruh Indonesia. Embarkasi antara lain Jakarta (JKS dan JKG), Surabaya (SUB), Palembang (PLM), Lombok (LOM), Ujung Pandang (UPG), Batam (BTH), Medan (MES), Padang (PDG) dan Solo (SOC).

Demikian menurut data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag, Kamis (18/7/2019) pukul 07.38 Waktu Arab Saudi (WAS).

Saat ini, sebagian jemaah haji di Madinah sudah mulai bergerak ke Makkah untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah Akhmad Jauhari menuturkan jika kedatangan jemaah haji sudah mencapai puncaknya. "Karena memang puncak jamaah di Madinah itu antara 60 ribu sampai 65 ribu. Setelah itu secara berangsur jumlah itu akan berkurang sesuai dengan jumlah pendorongan kita dari Madinah menuju ke Makkah," jelas dia, kemarin.

Dia menuuturkan jika akhir kedatangan jemaah gelombang satu di Madinah adalah pada Sabtu (20 Juli 2019).

Sebanyak 31 kloter diantaranya yang membawa 12.973 jemaah dan petugas haji, saat ini telah berada di Kota Makkah. Selanjutnya, pada hari ini direncanakan sebanyak 6.551 jemaah dan petugas haji akan diberangkatkan dari Madinah ke Makkah.

Pada tahun ini, Indonesia kebagian kuota haji sebesar 221 ribu dari Pemerintah Arab Saudi. Dengan rincian, 204 ribu jemaah haji reguler dan 17 ribu jemaah haji khusus.

Kemudian ada tambahan kuota yang diberikan pemerintah Arab Saudi sebesar 10 ribu jemaah. Indonesia merupakan negara terbanyak mengirimkan jemaah haji ke Tanah Suci setiap tahunnya dibandingkan dengan negara lain.

Tonton Video Ini:

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Begini Nasib Barang Bawaan Jemaah yang Kena Penyisiran di Bandara
Artikel Selanjutnya
Sabda Nabi Saw Mengenai Keistimewaan Penduduk Madinah