Sukses

Buka Penerbangan ke Jakarta, Pramugari Vietjet Tak Pakai Bikini

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia dan Vietnam berencana memperkuat hubungan di bidang pariwisata. Rencana tersebut digaungkan jelang kedatangan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam ke Jakarta, Nguyen Phu Trong, Selasa 22 Agustus 2017.

Salah satu langkah nyata yang akan dilakukan adalah menambah rute penerbangan langsung Jakarta-Ho Chi Minh. Keterangan tersebut disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Vietnam Ibnu Hadi.

"Mau ada penambahan penerbangan," ucap Ibnu dalam press briefing mingguan Kementerian Luar Negeri, Senin (21/8/2017)/

Dia mengatakan, penambahan frekuensi penerbangan dilakukan pada rute Ho Chi Minh-Jakarta dan sebaliknya akan dilakukan oleh maskapai Vietnam, Vietjet Air.

Maskapai tersebut dikenal karena dalam penerbangan pramugarinya mengenakan bikini.

Terkait kontroversi tersebut, Ibnu buka suara. Ia menegaskan, pengenaan bikini memang pernah dilakukan maskapai Vietjet Air.

Namun, hal tersebut tidak dilakukan di semua penerbangan. Cuma terjadi di satu acara khusus saja.

"Itu bikini itu saya mau jelasin bikini hanya satu event saja. Itu launching perdana ke Nha Trang, itu daerah resort makanya pakai bikini. Dia udah ditegur sama pemerintahnya," tuturnya.

Untuk pembukaan rute ke Jakarta, Ibnu menegaskan, maskapai tersebut akan mengikuti norma yang berlaku di Indonesia. Dan, tidak akan menggenakan bikini.

"Vietjet itu adalah budget airlines dia akan buka jalur (di Indonesia) enggak pakai bikini. (Pembukaan) lagi dibicarakan. Mudah-mudah sebelum tutup tahun ini (terwujud)," ucapnya.

Pramugari berbikini ini tidak ada di semua penerbangan, mereka hanya sebagai bonus pada rute tertentu.

Sejak tahun 2012 pesawat VietJet Air mengejutkan dunia aviasi karena awak kabinnya yang berpenampilan seksi berbikini.

Maskapai Vietnam itu memanjakan penumpang dengan pertunjukan awak kabin berbikini di sepanjang koridor pesawat. Tidak semua penerbangan mendapatkan layanan itu.

Menurut pusat penerbangan CAPA, berkat adanya pertunjukan tersebut, kini VietJet menjadi salah satu penerbangan domestik terbesar di Vietnam.

"Kami ingin menjadikan VietJet penerbangan global, seperti Emirates yang berasal dari negara dengan populasi yang sedikit, namun berhasil menjadi penerbangan global," kata pimpinan eksekutif CAPA, Nguyen Thi Phuong Thao kala itu.