Sukses

Ribuan Orang Diperkirakan Tewas Akibat Gempa Haiti

Liputan6.com, Haiti: Gempa Dahsyat yang mengguncang Haiti Selasa (12/1) sore diperkirakan menyebabkan ribuan orang tewas. Istana kepresidenan Haiti dan berbagai gedung-gedung pemerintah di ibukota negara Port-au-Prince runtuh setelah getaran. Sebuah rumah sakit juga rata dengan tanah, dan dilaporkan seluruh pasiennya terkubur di bawah reruntuhan, Demikian warta Telegraph.co.uk Rabu (31/1).

Karel Zelenka, seorang pejabat perwakilan pelayanan katolik di ibu kota Port-au-Prince menelpon seorang rekannya di Amerika dan mengatakan bahwa dipastikan ada ribuan orang yang tewas. "Dia melaporkan bahwa ada bencana dan kekacauan besar, awan debu di sekitar Port-au-Prince," kata seorang juru bicara kelompok bantuan, Sara Fajardo di Maryland.

Saksi mata lain mengatakan bahwa saat malam tiba, korban yang selamat berusaha untuk menarik orang keluar dari tumpukan beton dan logam. Joseph Guyler Delva, wartawan Reuters di Port-au-Prince, mengatakan ia melihat puluhan korban. "Saya melihat orang-orang di bawah reruntuhan, dan orang-orang yang tewas." ujarnya.

Duta Besar Haiti di Washington, Raymond Alcide Yusuf, mengatakan kepada CNN, "Negaraku sedang menghadapi bencana besar."

Presiden AS, Barack Obama meminta masyarakat untuk berdoa bersama bagi Haiti, menyatakan Amerika Serikat siap membantu negara kepulauan itu.

Menteri Luar Negeri Perancis, Bernard Kouchner juga mengatakan, Perancis bersiap-siap untuk segera mengirimkan bantuan.

Ini adalah gempa bumi terbesar yang pernah mengguncang Haiti dalam 16 tahun terakhir. Negara berpenduduk sekitar 9 juta orang ini, sebagian besar hidup dalam kemiskinan, dan selalu dirundung ketidakstabilan politik.(MLA)


    WALI KOTA DI POLANDIA TEWAS DITIKAM MANTAN NAPI

    Tutup Video