Sukses

Kesalahan Fashion Orang Indonesia di Mata Sapto Djojokartiko

Liputan6.com, Jakarta Sudahkah orang Indonesia berbusana dengan pantas? Sebaik apakah orang Indonesia dalam berpakaian? Ternyata bukan itu masalah utama orang Indonesia berpakaian!

Bukan masalah baju itu pantas atau tidak, mahal atau murah, serta keren atau ketinggalan zaman.

Desainer top Indonesia Sapto Djojokartiko hanya melihat satu kekeliruan orang Indonesia dalam berpakaian?

Sapto mencurahkan pendapatnya tentang dunia fashion Indonesia. Di mata desainer Sapto Djojokartiko, seseorang yang berbusana dengan tujuan seperti itu berarti bahwa dirinya dengan sengaja ingin dihakimi oleh orang lain.

 

Menurutnya semua orang punya tujuan hidup sendiri. Hal yang ditekankannya adalah bahwa orang tersebut harus siap mental dengan apapun hasil penghakiman, baik ataupun buruk.

Sapto mengatakan bahwa kesalahan fashion yang sering kali menimpa masyarakat Indonesia adalah bahwa seseorang memilih pakaian dengan memperkiraan penilaian yang akan diberikan lingkungan dan bukan apakah pakaian tersebut sesuai dengan dirinya.

Sapto yang mengidolakan gaya busana aktirs Hollywood Cate Blanchett ini mengatakan ukuran utama untuk menentukan apakah satu tampilan sesuai dengan diri pemakai ialah dengan merasakan tampilan itu sendiri, apakah membuat si pemakai nyaman atau tidak.

Jika seseorang sudah nyaman dengan satu gaya, maka Sapto menganjurkan orang itu untuk konsisten dengan gaya tersebut dan hanya perlu menghadirkan inovasi-inovasi minor agar ada kesegaran dalam gayanya.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Elegansi dan Keseksian Rancangan Sapto

Elegansi dan Keseksian Rancangan Sapto

Selama wawancara berlangsung di studionya yang terletak di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta pada Rabu 19 Maret 2014 seperti ditulis, Kamis (27/3/2014), sesekali Sapto Djojokartiko permisi untuk mengecek para model untuk persiapan Fashion Nation 2014.

 

Nah, pada Fashion Nation 2014 yang diselenggarakan oleh Senayan City 27 Maret-5 April 2014, Sapto Djojokartiko akan mengisi pembukaan acara tersebut dengan menampilakan koleksi rancangan berjudul `Poseido`. Rancangan-rancangan pada koleksi ini terinspirasi dari sebuah film musikal Spanyol garapan sutradara Carlos Saura yang berjudul `El Amor Brujo`.

Rancangan-rancangan feminin yang berkesan misterius dan sensual ditampilkan oleh Sapto pada koleksinya itu. Karya-karya dalam koleksi ini ditampilkan dalam dua warna, yakni hitam dan merah.

“Iya, saya memang suka warna hitam karena warna hitam itu versatile, bisa menghadirkan kesan misterius, elegan, seksi dan lain sebagainya,” ucap Sapto yang juga mengatakan bahwa dirinya selalu memasukkan warna hitam dalam koleksi yang dibuat.

Secara sepintas karyanya memang terlihat simple. Untuk bisa mengapresiasi karya-karya Sapto Djojokartiko, Anda harus melihat detil-detilnya. Hal ini memang menjadi seleranya dalam mendesain. Hasilnya adalah kesan elegan yang memiliki sentuhan seksi.

Sapto mengaku bahwa inspirasinya dalam mendesain datang dari hal-hal visual. Selain inspirasi, hal yang juga ditekankan oleh Sapto dalam mendesain adalah mempelajari kelebihan dari desainer-desainer yang lainnya. Harapannya dalam mendesain adalah untuk menginspirasi orang-orang dalam bergaya melalui koleksi yang dibuatnya.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.