Sukses

Membedah Kripto MDX Coin dan Gerak Harganya

Mdex memiliki keunikan. Sebagian besar proyek DeFi hidup di jaringan Ethereum sebagai asset ERC-20, tetapi hadapi masalah, salah satunya kecepatan transaksi yang lambat selama transisi ke Ethereum 2.0.

Liputan6.com, Jakarta - MDEX adalah protokol perdagangan terdesentralisasi baru yang diluncurkan pada Januari 2021. MDEX merupakan protokol pertukaran terdesentralisasi pembuatan pasar otomatis (AMM) yang beroperasi pada konsep kumpulan dana.

Konsepnya hampir sama dengan Decentralized Exchange (DEX) atau pertukaran terdesentralisasi, tetapi membedakan dirinya dengan menggunakan model rantai ganda seperti pada jaringan Ethereum dan Ekologi Huobi Chain (HECO), yang memberikan akses ke likuiditas ekosistem Ethereum.

MDEX dibangun di atas HECO, yang membuat perkiraan biaya untuk pertukaran token sebesar USD 0,001 untuk setiap transaksi perdagangan, dengan kecepatan transaksi tiga detik. Sama seperti proyek berbasis blockchain lainnya, MDEX memiliki token kripto utilitasnya sendiri yang bernama MDX Coin.

MDX Coin digunakan dalam platform MDEX untuk berbagai fitur seperti tata kelola, perdagangan, hingga pemungutan suara. 

Harga MDX Coin

Berdasarkan data Coinmarketcap, Selasa (9/7/2024), harga MDX Coin adalah Rp 379,79 dengan volume perdagangan 24 jam sebesar Rp 183,67 miliar

MDX Coin turun 32,74 persen dalam 24 jam terakhir. Sedangkan untuk peringkat Coinmarketcap saat ini adalah 736 dengan kapitalisasi pasar Rp 360,75 miliar. Hingga saat ini telah terjadi peredaran suplai sebanyak 950 juta MDX Coin dari maksimal suplai 1 miliar MDX Coin.

Apa yang Membuat Mdex Unik?

Sebagian besar proyek DeFi hidup di jaringan Ethereum sebagai aset ERC-20, tetapi menghadapi masalah dengan biaya gas yang mahal dan kecepatan transaksi yang lambat selama transisi ke Ethereum 2.0. 

 

 

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 5 halaman

Pasar Uniswap

Sebagian besar protokol yang baru dikembangkan sangat mempertimbangkan faktor skalabilitas dalam pilihan jaringan blockchain mereka jika mereka menginginkan tingkat adopsi yang cepat. 

Uniswap setidaknya memiliki keuntungan penggerak awal, karena diluncurkan sebelum jaringan Ethereum menjadi sangat padat dan beberapa mengatakan Uniswap sendiri adalah salah satu alasan utama kemacetan jaringan.

Namun, mayoritas pasar Uniswap dapat berubah sangat cepat jika kedua solusi lapisan tidak diluncurkan tepat waktu dan memberikan hasil yang diharapkan.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

3 dari 5 halaman

Intip Kinerja CEL Coin, Kripto Milik Pertukaran Bangkrut Celsius

Sebelumnya diberitakan, Celsius (CEL) adalah platform layanan perbankan dan keuangan satu atap untuk pengguna cryptocurrency. Perusahaan kripto ini sempat menjadi sorotan karena alami kebangkrutan pada 2022 terdampak dengan apa yang disebut “crypto winter”.

Dilansir dari Coinmarketcap, Sabtu (6/5/2024), Celsius memiliki token kripto sendiri yang disebut dengan CEL Coin. Diluncurkan pada Juni 2018, Celsius menawarkan hadiah untuk menyetor cryptocurrency, bersama dengan layanan seperti pinjaman dan pembayaran bergaya dompet.

Pengguna platform menerima pembayaran reguler dan bunga atas dana simpanan mereka. Token asli Celsius, CEL, melakukan berbagai fungsi internal, termasuk meningkatkan pembayaran pengguna saat digunakan sebagai mata uang pembayaran.

Harga CEL Coin

Berdasarkan data Coinmarketcap, Jumat (5/7/2024), harga CEL Coin adalah Rp 8.163 dengan volume perdagangan 24 jam sekitar Rp 462,6 miliar.

CEL Coin melemah 35,75 persen dalam 24 jam terakhir. Sedangkan untuk peringkat Coinmarketcap saat ini adalah 762 dengan kapitalisasi pasar Rp 307,6 miliar. Hingga saat ini telah terjadi peredaran suplai sekitar 238,8 juta CEL Coin dari maksimal suplai 695,6 juta CEL Coin.

 

 

 

4 dari 5 halaman

Pendiri Celsius

Celsius awalnya muncul sebagai produk dari pencipta Alex Mashinsky dan Daniel Leon pada 2017. Mashinsky memiliki sejarah panjang di bidang pengembangan internet, setelah bekerja di Voice Over Internet Protocol (VOIP) pada 1990-an dan teknologi lainnya sejak itu. 

Celsius masih jauh dari usaha korporat pertama Mashinsky, dengan tujuh startup dan 35 paten atas namanya, kata situs web resmi proyek tersebut. 

Co-founder dan COO Daniel Leon sementara itu memiliki pengalaman yang berfokus pada pertumbuhan startup tahap awal. Peran sebelumnya termasuk menjadi CEO Atlis Labs, aplikasi penemuan dan rekomendasi sosial yang menggunakan rujukan pengguna waktu nyata.

Celsius sekarang memiliki tim besar yang terdiri dari karyawan inti, pengembang teknis, dan penasihat dengan pengalaman di berbagai bidang.

5 dari 5 halaman

Keunikan Celsius

Celsius bermaksud untuk mengungguli bank dalam permainan mereka sendiri dengan menawarkan layanan keuangan dengan persyaratan yang tidak lagi ditawarkan oleh lembaga keuangan tradisional.

Ini termasuk tingkat pengembalian tabungan dan deposito yang jauh lebih tinggi, persyaratan pinjaman yang lebih mudah dan lebih adil, dan penghargaan otomatis yang dihitung secara algoritma untuk setiap pengguna. Denda dan biaya bank umumnya juga dihilangkan.

Platform ini juga berfungsi sebagai dompet melalui fitur CelPay, dan mendukung token CEL yang dapat dimanfaatkan pengguna untuk meningkatkan nilai pembayaran antara lain.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.