Sukses

Harga Bitcoin Menguat, Sempat Sentuh Rp 744,7 Juta

Liputan6.com, Jakarta - Harga Bitcoin naik 5% pada Jumat, 9 Februari 2024 ke level tertinggi dalam satu bulan, didukung oleh banyaknya pembelian menjelang halving pada April dan karena arus keluar ETF Bitcoin Spot baru-baru ini melambat. Ini merupakan reli terbesar mingguan dalam 4 bulan.

Dilansir dari Yahoo Finance, Sabtu (10/2/2024), harga Bitcoin naik hingga menyentuh USD 47.705 atau setara Rp 744,7 juta (asumsi kurs Rp 15.611 per dolar AS), terbesar sejak Januari, setelah ETF Bitcoin Spot yang terdaftar di AS menerima persetujuan peraturan.

Bitcoin mencapai level tertinggi dalam dua tahun tepat di atas USD 49.000 atau setara Rp 764,9 juta pada Januari 2024, namun sejak itu trennya semakin rendah, di bawah tekanan gelombang aksi ambil untung setelah Komisi Sekuritas dan Bursa akhirnya menyetujui ETF.

Penurunan bitcoin bertentangan dengan kondisi pasar keuangan lainnya dalam beberapa pekan terakhir, karena saham, obligasi, dan emas semuanya menguat didukung ekspektasi bank sentral global untuk beralih memotong suku bunga pada musim semi ini.

Sejak saat itu, para pengambil kebijakan telah menentang hal ini dan data ekonomi belum mendukung pandangan suku bunga akan turun dalam waktu dekat, namun aset-aset berisiko seperti saham telah meningkat, dan bitcoin terus bergerak lebih tinggi.

Lonjakan harga pada Jumat dikatakan sebagai fungsi dari melambatnya arus keluar ETF baru-baru ini dan ledakan pembelian menjelang halving pada April. 

Halving berikutnya diharapkan terjadi pada April, sebuah proses yang dirancang untuk memperlambat pelepasan bitcoin, yang pasokannya dibatasi dari 21 juta menjadi 19 juta di antaranya telah ditambang dengan memotong setengah imbalan produksi token.

Harga Bitcoin biasanya menguat setelah halving. Enam bulan setelah halving pertama pada 2012, harga melonjak menjadi USD 126 atau setara RP 1,9 juta dari USD 12 atau setara Rp 187.337. 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 5 halaman

Harga Kripto pada 10 Februari 2024

Sebelumnya diberitakan, harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang seragam pada Sabtu (10/2/2024). Mayoritas kripto jajaran teratas terpantau kembali berada di zona hijau.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) kembali menguat. Bitcoin naik 4,31 persen dalam 24 jam dan 9,56 persen sepekan.

Saat ini, harga bitcoin berada di level USD 47.288 atau setara Rp 738,2 juta (asumsi kurs Rp 15.611 per dolar AS). 

Ethereum (ETH) kembali menguat. ETH naik 2,90 persen sehari terakhir dan 8,13 persen sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level Rp 38,9 juta per koin. 

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) turut menguat. Dalam 24 jam terakhir BNB naik 1,31  persen dan 7,42 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga Rp 5,05 juta per koin. 

Kemudian Cardano (ADA) kembali berada di zona hijau. ADA naik 3,16 persen dalam 24 jam terakhir dan 6,16 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level Rp 8.487 per koin.

 

 

3 dari 5 halaman

Harga Solana

Adapun kripto Solana (SOL) turut menguat. SOL terbang 5,14 persen dalam sehari dan 7,69 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level Rp 1,68 juta per koin. 

XRP terpantau kembali berada di zona hijau. XRP naik 2,29 persen dalam 24 jam dan 3,05 persen sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga Rp 8.214 per koin. 

Koin Meme Dogecoin (DOGE) kembali menghijau. Dalam satu hari terakhir DOGE naik 2,08 persen dan 3,30 persen sepekan. Ini membuat DOGE diperdagangkan di level Rp 1.272 per token.

Harga kripto hari ini stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC) sama-sama menguat 0,01 persen. Hal tersebut membuat harga keduanya masih bertahan di level USD 1,00

Sedangkan Binance USD (BUSD) menguat 0,01 persen dalam 24 jam terakhir, membuat harganya masih berada di level USD 1,00.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto hari ini berada di level USD 1,69 triliun atau setara Rp 26.440 triliun. 

4 dari 5 halaman

Advokat Kripto Prediksi Harga Bitcoin Sentuh Rp 3,7 Miliar Usai Halving

Sebelumnya diberitakan, seorang advokat kripto Scott Melker, juga dikenal sebagai “Wolf of All Streets,” memberikan wawasan tentang peristiwa halving bitcoin yang dijadwalkan akan terjadi pada April 2024 dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh The Street awal pekan ini. 

Dalam laporan tersebut, dia menjelaskan Halving dapat mendorong harga bitcoin menjadi USD 240.000 atau setara Rp 3,7 miliar (asumsi kurs Rp 15.731 per dolar AS). 

Melker adalah trader terkenal, investor, penulis, dan pembawa acara podcast Wolf of All Streets. Pada 2020, ia memenangkan Penghargaan Binance Influencer of the Year untuk Amerika Utara.

“Bitcoin halving akan terjadi ketika jumlah blok yang ditambang mencapai 840.000 pada bulan April 2024, maka imbalan per blok akan berkurang dari 6,25 menjadi 3,125 bitcoin,” ujar Melker, dikutip dari Bitcoin.com, Selasa (6/2/2024)

Melker menjelaskan, ini pada dasarnya berarti pasokan baru yang dikeluarkan berkurang setengahnya. Menjadi dua kali lebih sulit bagi penambang untuk menghasilkan uang dengan menambang bitcoin.

Melker mencatat dalam siklus halving terakhir, Bitcoin naik dari level tertinggi USD 20.000 atau setara Rp 314,6 juta hingga level tertinggi USD 69.000 atau setara Rp 1 miliar, itu merupakan apresiasi sebesar 250,86%.

 

 

5 dari 5 halaman

Halving Bakal Dongkrak Bitcoin

“Jika kita mengambil 250% berikutnya dan membawanya dari USD 69.000 (harga tertinggi bitcoin sepanjang masa) ke siklus berikutnya, kita melihat bitcoin berada di sekitar USD 240.000,” ujar dia.

Banyak investor yang optimistis halving akan mendongkrak harga bitcoin. Pendiri Skybridge Capital Anthony Scaramucci memperkirakan halving akan mendorong harga BTC menjadi USD 170.000 atau setara Rp 2,6 miliar. 

Standard Chartered memperkirakan awal bulan ini BTC bisa mencapai USD 200.000 atau setara Rp 3,1 miliar tahun depan. 

Sementara itu, pemodal ventura Tim Draper baru-baru ini menggandakan prediksi BTC-nya, memperkirakan harga bitcoin akan mencapai USD 250.000 atau setara Rp 3,9 miliar tahun ini. Miliarder ini juga membayangkan suatu momen ketika orang-orang tidak menginginkan dolar AS lagi.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini