Liputan6.com, Jakarta - Bertemu mantan kekasih secara tidak sengaja bisa memunculkan reaksi yang berbeda pada setiap orang. Ada yang bersikap biasa saja, menyapa dengan ramah, atau bahkan mengobrol seperti teman lama. Namun, ada pula orang yang memilih bersembunyi, berpura-pura tidak melihat, atau segera berbalik arah ketika menyadari keberadaan mantan kekasihnya.
Perilaku tersebut tidak selalu berarti seseorang belum bisa melupakan masa lalu. Ada banyak alasan yang mungkin melatarbelakanginya, mulai dari rasa canggung, keinginan menjaga privasi, hingga pengalaman emosional yang membuatnya belum nyaman berhadapan dengan mantan pasangan. Cara seseorang merespons situasi ini juga dapat dipengaruhi oleh pengalaman hubungan dan karakter pribadinya.
Meski tidak bisa dijadikan patokan mutlak, kebiasaan menghindar ketika bertemu mantan kekasih dapat memberikan gambaran tentang bagaimana seseorang menghadapi situasi emosional yang tidak nyaman. Berikut beberapa ciri kepribadian yang mungkin berkaitan dengan perilaku tersebut yang telah diulas Liputan6.com, Selasa (20/10/2026).
Advertisement
1. Cenderung Menghindari Konflik dan Situasi Canggung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309078/original/028465200_1785218360-pexels-shvets-production-7516245.jpg)
Orang yang bersembunyi ketika bertemu mantan kekasih mungkin memiliki kecenderungan menghindari konflik. Mereka tidak ingin menghadapi percakapan yang berpotensi menimbulkan ketegangan, pertanyaan pribadi, atau kenangan yang membuat suasana menjadi tidak nyaman.
Bagi mereka, menghindar terasa lebih mudah daripada harus memikirkan respons yang tepat. Apalagi jika perpisahan sebelumnya berlangsung kurang menyenangkan atau masih menyisakan persoalan yang belum selesai.
Advertisement
2. Memiliki Perasaan yang Masih Sensitif terhadap Masa Lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4228039/original/048032300_1668575329-andrik-langfield-sO6yji4O_FI-unsplash_1_.jpg)
Sebagian orang masih merasa emosional ketika berhadapan dengan mantan kekasih, meskipun hubungan mereka sudah berakhir cukup lama. Pertemuan mendadak dapat memunculkan ingatan tentang momen bahagia, pertengkaran, atau alasan hubungan tersebut tidak bisa dipertahankan.
Dalam situasi seperti ini, bersembunyi bisa menjadi respons spontan untuk menghindari luapan emosi. Orang tersebut mungkin belum siap menghadapi perasaan yang muncul kembali secara tiba-tiba.
3. Sangat Menjaga Privasi Kehidupan Pribadi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5166056/original/037583600_1742215205-pexels-mikoto-3367850.jpg)
Ada orang yang tidak suka kehidupan pribadinya menjadi bahan pembicaraan, termasuk urusan hubungan asmara yang sudah berlalu. Mereka mungkin tidak ingin mantan kekasih mengetahui aktivitas terbaru, pasangan baru, atau perubahan dalam hidupnya.
Bagi orang seperti ini, tidak berinteraksi dengan mantan bukan berarti menyimpan dendam. Mereka hanya ingin kehidupan setelah perpisahan tetap menjadi urusan pribadi.
Advertisement
4. Cenderung Pemalu dan Mudah Merasa Canggung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4142417/original/034346000_1661946775-priscilla-du-preez-8u9Kz4yZLgg-unsplash_1_.jpg)
Kepribadian pemalu juga bisa menjadi salah satu alasan seseorang memilih bersembunyi ketika melihat mantan kekasih. Mereka mungkin merasa bingung harus menyapa, tersenyum, atau berpura-pura tidak mengenal satu sama lain.
Pikiran tentang kemungkinan percakapan yang kikuk bisa membuat mereka merasa gugup bahkan sebelum interaksi terjadi. Akibatnya, menghindar menjadi pilihan spontan yang dianggap lebih nyaman.
5. Terlalu Memikirkan Penilaian Orang Lain
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4688989/original/048955700_1702789688-utamamamaam.jpg)
Orang yang mudah memikirkan pendapat orang lain mungkin merasa khawatir tentang bagaimana mantan kekasih akan menilainya. Mereka bisa saja bertanya-tanya apakah penampilannya berubah, apakah kehidupannya terlihat lebih baik, atau apakah mantan akan membandingkan keadaan mereka sekarang dengan masa lalu.
Pikiran semacam ini dapat menimbulkan kecemasan sebelum percakapan benar-benar terjadi. Akhirnya, mereka memilih menghindari pertemuan untuk mengurangi rasa tidak nyaman tersebut.
Advertisement
6. Sulit Mengekspresikan Perasaan Secara Langsung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4703853/original/067778600_1704110070-Ilustrasi_introvert__diam__kesepian__diri_sendiri__merenung.jpg)
Tidak semua orang terbiasa membicarakan emosi secara terbuka. Ada yang merasa kesulitan menjelaskan apa yang dirasakan, terutama kepada seseorang yang pernah memiliki tempat penting dalam hidupnya.
Ketika bertemu mantan, mereka mungkin tidak tahu bagaimana menunjukkan sikap yang tepat. Menyapa terasa canggung, sedangkan mengabaikan kehadirannya terasa tidak enak. Dalam kebingungan tersebut, mereka akhirnya memilih bersembunyi.
7. Lebih Nyaman Memproses Emosi Sendirian
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5260087/original/069727100_1750514176-Introvert.jpg)
Ada orang yang membutuhkan waktu sendiri untuk memahami perasaannya sebelum memutuskan bagaimana harus bersikap. Ketika bertemu mantan secara mendadak, mereka mungkin belum siap merespons dengan tenang.
Mereka cenderung memilih menjauh terlebih dahulu daripada memaksakan diri melakukan percakapan yang belum siap dihadapi. Setelah situasi berlalu, barulah mereka dapat memikirkan pertemuan tersebut dengan lebih jernih.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Ciri Kepribadian Orang yang Sembunyi saat Bertemu Mantan
1. Apakah orang yang bersembunyi saat bertemu mantan masih memiliki perasaan?
Belum tentu. Perilaku tersebut bisa disebabkan oleh rasa canggung, pengalaman buruk, keinginan menjaga privasi, atau kebutuhan mempertahankan batasan. Masih memiliki perasaan hanyalah salah satu kemungkinan, bukan kesimpulan yang pasti.
2. Apakah menghindari mantan kekasih termasuk perilaku yang tidak dewasa?
Tidak selalu. Menghindar bisa menjadi respons terhadap kecanggungan atau cara menjaga diri dari situasi yang tidak nyaman. Namun, jika kebiasaan menghindar membuat seseorang terus-menerus kesulitan menghadapi berbagai situasi sosial, ia dapat belajar mengelola kecemasan dan berkomunikasi secara lebih sehat.
3. Mengapa seseorang berpura-pura tidak melihat mantan padahal berada di tempat yang sama?
Ada beberapa kemungkinan, seperti tidak siap mengobrol, takut percakapan menjadi canggung, ingin menjaga jarak, atau tidak ingin membuka kembali kenangan lama. Alasan sebenarnya hanya bisa diketahui dengan memahami situasi dan, jika memungkinkan, menanyakannya secara langsung.
4. Apakah orang yang menghindari mantan sebenarnya belum bisa move on?
Tidak bisa disimpulkan hanya dari perilaku tersebut. Seseorang yang sudah melanjutkan hidup pun dapat merasa tidak nyaman ketika bertemu mantan. Kemampuan move on lebih tepat dipahami dari bagaimana seseorang menjalani kehidupannya saat ini, bukan semata-mata dari reaksinya dalam satu pertemuan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377480/original/078319600_1792466079-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322269/original/035290200_1786523414-cek_fakta_-_ombudsman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782149/original/002861400_1782877955-Cek_fakta_-_SIM_seumur_hidup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377548/original/078713300_1792468972-Gemini_Generated_Image_ypmzoyypmzoyypmz.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)