Sukses

Akibat Sering Kucek Mata Berlebihan, Pria dari Malaysia Harus Jalani Transplantasi Kornea

Seorang pria Malaysia 21 tahun menjalani transplantasi kornea akibat menggosok mata secara berlebihan hampir sepanjang hidupnya. Begini ceritanya.

Liputan6.com, Jakarta Mata adalah salah satu organ paling sensitif dan vital pada tubuh manusia. Ketika mata merasa gatal atau tidak nyaman, reaksi alami banyak orang adalah menguceknya. 

Mengucek mata mungkin terlihat seperti kebiasaan kecil yang tidak berbahaya, tetapi kenyataannya bisa sangat merugikan kesehatan mata jika dilakukan berlebihan. 

Di Malaysia, seorang pria harus menjalani transplantasi kornea akibat sering mengucek matanya terlalu keras. Kasus ini menjadi peringatan tentang pentingnya menjaga kesehatan mata dan menghindari kebiasaan buruk yang tampaknya sepele namun berpotensi menyebabkan kerusakan serius.

Untuk mengetahui lebih lanjut, simak ceritanya di bawah ini yang telah dirangkum dari berbagai sumber pada Selasa (28/05/2024).

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 9 halaman

Bahaya Sering Kucek Mata Berlebihan

Muhammad Zabidi telah menderita alergi selama hidupnya. Saat masih kecil, dia sering mengucek matanya hingga memerah, namun ketika memasuki masa remajanya hal ini menjadi masalah yang serius. 

Pada usia 15 tahun, ia mulai mengalami penglihatan kabur di mata kanannya, dan keadaannya semakin memburuk seiring berjalannya waktu. Ketika dia memutuskan untuk menemui dokter mengenai masalah ini, dia diberitahu bahwa kornea matanya tergores parah karena terus-menerus menggosok mata dan dia membutuhkan kornea yang baru untuk mengembalikan penglihatannya yang sempurna.

“Sejak kecil saya suka mengucek mata karena saya punya alergi. Kadang saya mengucek mata sampai merah,” kata Zabidi dalam video TikTok yang viral. “Saya menyadari penglihatan saya mulai kabur pada usia 15 tahun. Seiring berjalannya waktu, penglihatan saya semakin kabur. Saat saya berusia 21 tahun, sudah ada bekas luka di kornea mata saya.”

3 dari 9 halaman

Menjalani Transplantasi Kornea

Pria muda tersebut baru-baru ini menjalani transplantasi kornea, suatu tindakan dimana kornea yang rusak diangkat dan diganti dengan yang baru. Dia dibius total, jadi tidak ada rasa sakit, tapi waktu pemulihannya cukup lama. Dokter Muhammad memberitahu bahwa dia baru bisa membuka matanya dalam beberapa bulan, tapi butuh waktu bertahun-tahun untuk pulih sepenuhnya.

“Saat ini kondisi saya stabil, namun mata kanan saya masih belum bisa terbuka. Dokter bilang mungkin butuh waktu 2 bulan untuk membukanya, dan butuh waktu 2 tahun sampai saya pulih sepenuhnya,” kata Zabidi.

4 dari 9 halaman

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mata

Video pria berusia 21 tahun itu menjadi viral di negara asalnya, dengan sebagian besar orang menyatakan terkejut bahwa sesuatu yang tidak berbahaya seperti menggosok mata dapat menyebabkan transplantasi kornea, dan sebagian lainnya mendoakan agar dia cepat sembuh.

Kasus ini menjadi peringatan bagi banyak orang,  untuk menjaga kesehatan mata, pastikan tidak mengatur kecerahan layar ponsel terlalu tinggi, karena hal itu dapat merusak kornea juga.

5 dari 9 halaman

Apa yang Terjadi Jika Terlalu Sering Mengucek Mata?

Ketika kita mengucek mata, bakteri dan patogen lain dapat dengan mudah berpindah dari tangan ke mata. Akibatnya, hal ini bisa menyebabkan infeksi mata, seperti konjungtivitis.

6 dari 9 halaman

Kenapa Mata Jangan Dikucek?

Jika dilakukan secara berlebihan, kebiasaan ini bisa menyebabkan abrasi kornea atau hilangnya lapisan permukaan epitel kornea. Selain itu, jika tangan yang digunakan untuk mengucek mata tidak bersih, risiko infeksi mata akan meningkat.

7 dari 9 halaman

Apakah Mengucek Mata Bisa Membuat Mata Minus?

Kebiasaan ini ternyata juga dapat menjadi salah satu penyebab mata minus. Walaupun mengucek mata tampaknya tidak menimbulkan bahaya besar, gerakan yang terlalu agresif bisa berisiko melukai permukaan kornea.

8 dari 9 halaman

Apakah Donor Kornea Mata Akan Buta?

Perlu diketahui bahwa dalam kegiatan donor mata, yang diambil hanya lapisan kornea. Kornea adalah lapisan paling luar dari bola mata yang berfungsi sebagai jalan masuk cahaya. Cahaya ini kemudian melewati pupil dan lensa sebelum difokuskan ke retina untuk diproses menjadi penglihatan. Proses ini tidak akan menyebabkan kebutaan.

9 dari 9 halaman

Apakah Boleh Menekan Mata?

Jika cedera mata terjadi karena alasan lain, ada beberapa tindakan yang sebaiknya diambil dan dihindari, seperti: Jangan menyentuh, menggosok, atau memberi tekanan pada mata. Hindari mencoba mengeluarkan benda apa pun yang masuk ke dalam mata.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.