Sukses

Trik Usir Biawak dengan Cara Sederhana dan Alami, Hanya Perlu Bahan Dapur

Area tempat tinggal yang berdekatan dengan sungai seringkali berisiko didatangi biawak, maka lakukan cara sederhana dan alami ini untuk mencegahnya.

Liputan6.com, Jakarta Rumah-rumah di area sekitar sungai memang cukup rawan didatangi biawak. Meskipun reptil satu ini tidak berbahaya, tetap saja gigitannya mengandung racun yang bisa menyebabkan infeksi bakteri.

Oleh karenanya, jika mendapati biawak masuk ke area tempat tinggal, jangan langsung mengusirnya dengan tindakan agresif, seperti menodongnya dengan tongkat misalnya. Ini justru akan membuat biawak merasa terancam dan menyerang manusia.

Dirangkum dari berbagai sumber pada Rabu (22/5/2024) Ikuti beberapa tips berikut agar tetap aman saat mengusir biawak.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 12 halaman

Gunakan Campuran Bumbu Dapur

Menurut Cleanpedia, bubuk kopi yang dicampur dengan bumbu dapur, seperti bawang putih, bubuk cabai, merica, ataupun tembakau cukup efektif mengusir biawak.

Cukup letakkan campuran tersebut ke celah-celah rumah yang memungkinkan menjadi jalan masuknya biawak.

3 dari 12 halaman

Gunakan Minyak Esensial

Selain untuk penggunaan pribadi, minyak esensial juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami pengusir biawak.

Sederhana, cukup campurkan minyak esensial apapun yang dimiliki dengan air, dan tinggal disemprotkan ke area sekitar kedatangan biawak. 

4 dari 12 halaman

Gunakan Air Dingin

Sebagai hewan berdarah dingin yang menyukai tempat-tempat hangat, mengusir biawak menggunakan air dingin (air es) juga tak kalah ampuh.

Hal ini akan memperlambat gerakan biawak, sehingga mempermudah proses penangkapannya.

5 dari 12 halaman

Gunakan Tanaman Pengusir Biawak

Selain minyaknya, menanam tumbuhan penghasil minyak esensial juga bisa menjadi langkah mencegah biawak mendatangi rumah.

Tanam pohon peppermint, eucalyptus, dan sejenisnya di halaman rumah, maka biawak akan menghindar dengan sendirinya.

6 dari 12 halaman

Gunakan Kapur Barus

Melansir dari Livespace, kapur barus menjadi salah satu bau yang tidak disukai biawak. Letakkan kapur barus di area rumah yang mungkin dilewati atau dikunjungi biawak.nurro

7 dari 12 halaman

Beberapa Pertanyaan Warganet Seputar Biawak

8 dari 12 halaman

Makanan Biawak Itu Apa?

Biawak biasanya adalah hewan pemakan daging, yang artinya mereka mengandalkan daging hewan lain sebagai sumber makanan utama. Meskipun begitu, tidak semua biawak bersifat karnivora. Ada beberapa jenis biawak yang bersifat omnivora, sehingga mereka mengonsumsi tumbuhan dan hewan sebagai makanannya.

9 dari 12 halaman

Apakah Biawak Bisa Memanjat?

Biawak memiliki kemampuan memanjat dan berenang yang sangat baik. Pada musim kawin, biawak jantan biasanya terlibat dalam perkelahian terlebih dahulu untuk menunjukkan dominasinya atau bersaing memperebutkan biawak betina. Pertarungan antara biawak terjadi dalam posisi tegak.

10 dari 12 halaman

Berapa Lama Hidup Biawak?

Komodo memiliki usia harapan hidup sekitar 20-30 tahun, atau bahkan lebih. Sementara itu, biawak umumnya hidup selama 8-20 tahun, bergantung pada jenisnya.

11 dari 12 halaman

Apakah Biawak Termasuk Predator?

Biawak air adalah pemangsa anakan kobra yang berperan dalam mengendalikan jumlah populasi kobra. Sayangnya, keberadaan biawak air kini semakin jarang ditemukan di habitat aslinya. Hewan ini memiliki banyak sebutan, antara lain bajul, biawak air Malaya, biawak air Asia, biawak air umum, biawak bergaris ganda, kadal sawah, dan kadal bercincin.

12 dari 12 halaman

Apakah Biawak Takut pada Manusia?

Secara umum, biawak adalah hewan yang cenderung pemalu dan malah menghindari manusia. Namun, ukurannya yang besar serta gerakannya yang gesit sering kali membuat orang merasa takut.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini