Sukses

5 Cara Sederhana Mengatasi Stres dan Kecemasan, Biar Pikiran Lebih Tenang

Liputan6.com, Jakarta - Setiap individu pastinya pernah mengalami stres dan cemas. Jika Anda mengalami kecemasan dan stres yang berlebihan bisa memengaruhi kesehatan Anda terutama pada jantung dan kekebalan tubuhmu.

Meskipun pengobatan modern telah berkembang pesat, terkadang kita hanya perlu mengatasi stres secara instan. Solusi terhadap masalah kita sehari-hari seringkali sudah ada di hadapan kita dan sesuatu yang bisa kita lakukan dalam waktu kurang dari 5 menit untuk mengatasi stres dan kecemasan.

Untuk mengatasi hal tersebut, terdapat beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk meredakannya, seperti melansir dari Bright Side, Minggu (11/2/2024).

1. Pijat telinga

Titik tekanan lain yang bisa distimulasi untuk menghilangkan stres dan kecemasan dari tubuh terletak di telingamu. Memijat telinga dan memberikan tekanan lembut pada titik ini akan membantu mengatasi stres.

2. Kunyah permen karet

Mengunyah permen karet memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk mengurangi stres dan kecemasan.

Menurut sebuah penelitian, mengunyah permen karet terlihat bisa mengurangi stres pada partisipan dan meningkatkan tingkat kewaspadaan mereka.

3. Taruh garam di lidah

Jika Anda ingin cara cepat dan mudah untuk mengurangi kecemasan, beri garam di lidahmu. Trik kecil ini bisa mengalihkan perhatianmu dari kecemasan dan membuatmu sadar dengan melibatkan indramu. Hal ini juga bisa membuatmu haus yang akan memaksamu untuk minum air.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

4. Pijat bagian tengah alis

Titik-titik tekanan adalah cara yang terkenal untuk mendapatkan bantuan sementara dari segala jenis rasa sakit dan stres, dan salah satunya terletak di antara alis yang disebut titik hall of impresi.

Menekan atau memijat area ini adalah cara yang bagus untuk menghilangkan stres dan kecemasan dari tubuhmu.

5. Minum jus jeruk

Vitamin C memiliki banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya adalah mengatasi stres. Tingkat stres yang tinggi berhubungan dengan kekurangan vitamin C, sehingga meningkatkan asupan harianmu bisa membantu.

Salah satu cara termudah untuk melakukannya adalah dengan minum jus jeruk yang juga bisa mengurangi tingkat kecemasanmu.

3 dari 3 halaman

Kenali Penyebab Hoarding Disorder, Merasa Cemas hingga Kesepian

Hoarding disorder (HD) terjadi ketika seseorang kesulitan membuang barang dan mengumpulkan benda-benda yang tidak diperlukan. Seiring waktu, ketidakmampuan membuang barang bisa mengganggu kecepatan pengumpulan.

Penumpukan barang-barang yang dikumpulkan secara terus-menerus bisa menyebabkan tempat tinggal yang tidak aman dan tidak sehat. Hal ini juga menyebabkan ketegangan dalam hubungan pribadi dan sangat mengurangi kualitas hidup sehari-hari.

Melansir dari Healthline, Hoarding disorder adalah kondisi yang berhubungan dengan penimbunan. HD bisa menjadi lebih buruk seiring waktu.

Penyakit ini paling sering menyerang orang dewasa, meski remaja juga menunjukkan kecenderungan menimbun.

Hoarding disorder diklasifikasi sebagai suatu gangguan dalam Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental edisi kelima. Penunjukan ini menjadikan HD sebagai diagnosis kesehatan mental yang independen. HD juga bisa terjadi bersamaan dengan kondisi kesehatan mental lainnya.

Penyebab Hoarding disorder

Hoarding disorder bisa terjadi karena beberapa alasan. Mulai dari genetika, fungsi otak dan peristiwa kehidupan yang penuh tekanan.

Seseorang mungkin mulai menimbun karena mereka yakin suatu barang yang telah mereka kumpulkan, atau sedang mempertimbangkan untuk dikumpulkan, mungkin berharga atau berguna pada suatu saat.

Mereka juga menghubungkan beda tersebut dengan seseorang atau peristiwa penting yang tidak ingin mereka lupakan.

Para penimbun seringkali hidup dengan barang- barang yang mereka kumpulkan dan mengorbankan kebutuhan mereka sendiri. Misalnya, mereka tidak menggunakan lemari es karena ruang dapurnya penuh barang-barang.

Atau mereka memilih untuk tinggal dengan peralatan yang rusak daripada membiarkan seseorang masuk ke dalam rumah mereka untuk memperbaiki masalahnya.

Selengkapnya...

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.