Sukses

Viral Para Pemimpin Dunia Dihina Kenakan Batik Saat Gala Dinner KTT G20 Bali, Warganet Murka

Liputan6.com, Jakarta - Saat ini sedang viral di sosial media Twitter, yaitu sebuah komentar negatif tentang batik yang dipakai oleh para pemimpin dunia saat gala dinner KTT G20 Bali.

Acara itu berupa pesta makan malam para politisi dan pejabat negara anggota KTT G20 Bali.

Dalam acara tersebut, para pemimpin dunia mengenakan batik, pakaian khas Indonesia yang menjadi salah satu warisan budaya dunia nonbendawi UNESCO.

Namun sayangnya, seorang broadcaster bernama Sophie Corcoran menuliskan komentar negatif tentang tampilan batik Indonesia di sosial media Twitter.

Dalam cuitan Twitter tersebut, berisikan foto delegasi G20 yakni Presiden FIFA Gianni Infantino, Menteri Perdagangan Indonesia Zulkifli Hasan, Perdana Menteri Kanada Justin Tredeau, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, dan pendiri World Economic Forum  (WEF) Klaus Martin Schwab yang memakai batik saat dinner.

"Why are they all dressed the same - and like that," tulisnya dalam akun Twitter miliknya @sophielouisecc.

Cuitan tersebut memiliki arti "Mengapa mereka semua berpakaian sama - dan seperti itu".

Hal ini membuat warganet Indonesia marah karena merasa kebudayaannya dihina. Berikut beberapa komentar warganet Indonesia yang membalas cuitan tersebut,

Komentar netizen teratas yaitu ia mengatakan bahwa karena Indonesia memiliki kreativitas menjadikan penampilan tidak membosankan,

“it's because they have creativity and not using the boring white shirt black suit black tie which is so depressing like your name.... corcoran in indonesian = pouring concrete.” komentar akun @tanyadoank13.

Komentar tersebut memiliki arti dalam bahasa Indonesia yaitu “itu karena mereka memiliki kreativitas dan tidak menggunakan kemeja putih yang membosankan jas hitam dasi hitam yang sangat menyedihkan seperti namamu.... corcoran dalam bahasa indonesia = menuang beton”.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Komentar Warganet Lainnya

Selanjutnya ada juga yang mengatakan bahwa setiap tahun KTT dilakasanakan menggunakan pakaian tradisional dari setiap negara mereka

“If you look in the recent years, every summits held in Asia always includes World leaders wearing their Traditional outfit. Maybe Europe and America doesn't have anything to showcase that's something like this.” Tambah akun @tiredseyo dengan menambahkan gambar pelaksanaan KTT di berbagai negara menggunakan baju tradisional negara.

Atau yang diartikan dalam bahasa Indonesia “Jika Anda melihat beberapa tahun belakangan ini, setiap KTT yang diadakan di Asia selalu menyertakan para pemimpin dunia yang mengenakan pakaian tradisional mereka. Mungkin Eropa dan Amerika tidak memiliki sesuatu untuk ditampilkan seperti ini.”

3 dari 4 halaman

Komentar Lucu Warganet

Tidak hanya itu ada juga yang mengatakan bahwa orang kulit putih tidak memiliki budaya “Oh, you’re white. That’s why you don’t have culture. It’s a G20 tradition to use traditional clothing of the host country, in this case it’s Indonesia’s batik. But you wouldn’t know, white people have no culture.”

Komentar ini jika diartikan dalam bahasa Indonesia “Oh, kamu berkulit putih. Itulah mengapa Anda tidak memiliki budaya. Sudah menjadi tradisi G20 untuk menggunakan pakaian tradisional negara tuan rumah, dalam hal ini batik Indonesia. Tapi Anda tidak akan tahu, orang kulit putih tidak punya budaya.” tulis akun @dynsam2.

Selain itu ada juga komentar lucu dari netizen Indonesia,

Netizen Indonesia ada yang mengatakan bahwa pose bergaya Sophie Corcoran mirip dengan pelatih sepak bola “And why do u pose like a football manager when they’re losing” tambah akun @asyadictive.

Dengan arti dalam bahasa Indonesia “Dan mengapa Anda berpose seperti manajer sepak bola ketika mereka kalah”.

Ada juga yang megatakan bahwa gaya Sophie Corcoran sangat akward “sori ya mbak cor-coran yg dressed the same all the time it's u mana foto lu akward semua aneh kyk gini,” komentar akun @jenalta1.

4 dari 4 halaman

Hinaan dari seorang Youtuber

Tidak hanya itu seorang pria London yang merupakan YouTuber politik juga dituding lontarkan hinaan mengenai batik di akun media sosial miliknya.

Akun milik Mahyar Tousi yang berdasarkan biodata dalam Twitter menyebut jika dirinya adalah YouTuber politik asal London berikan komentar negatif kepada delegasi yang menggenakan batik melalui akun Twitter miliknya.

Mahyar Tousi unggah foto delegasi G20 yakni Presiden FIFA Gianni Infantino, Menteri Perdagangan Indonesia Zulkifli Hasan, Perdana Menteri Kanada Justin Tredeau, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, dan pendiri World Economic Forum  (WEF) Klaus Martin Schwab.

Kemudian, dalam foto yang diunggahnya itu Mahyar Tousi berikan cuitan yang berisi kalimat negatif.

"What on earth are these idiots wearing?!" tulis akun @MahyarTousi dikutip Bytrendz, Rabu (16/11/2022).

Cuitan dari Mahyar Tousi dapat ditafsirkan jika pria asal London tersebut menghina pakaian yang digunakan orang-orang dalam foto.

Setelah cuitan Mahyar Tousi diketahui oleh masyarakat Indonesia, netizen langsung berikan kritik pedas di akun Twitter Mahyar Tousi.

"Jangan anda merasa hebat menghina kebudayaan Indonesia, Anda dari negara mana? Hargai apa yang menjadi kebanggaan Indonesia," tulis akun @Joenda32.

Warganet lain merasa geram dan menyebut jika Mahyar Tousi adalah orang yang rasis.

"Dia sangat bodoh dan rasis , dia tidak berpikir sebelum membuat twit. Hai @MahyarTousi coba anda baca apa itu batik jangan bersikap seperti orang bodoh," kata akun @desemberr_.

Saat ini cuitan dari Mahyar Tousi mengenai batik sudah dihapus dari Twitter miliknya.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS