Dilema Besar Jose Mourinho Jelang El Clasico

Jose Mourinho menghadapi dilema memilih duet bek tengah Real Madrid jelang El Clasico melawan Barcelona

Diterbitkan 23 Oktober 2026, 20:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid menghadapi ujian besar saat bertandang ke markas Barcelona dalam laga El Clasico di Camp Nou, Senin (26/10) dini hari WIB. Jose Mourinho harus menentukan duet bek tengah yang tepat untuk meredam lini serang Blaugrana.

Pertandingan ini memiliki arti penting bagi Madrid yang tertinggal enam poin dari Barcelona. Kekalahan berisiko memperlebar jarak menjadi sembilan poin dan menyulitkan langkah Los Blancos dalam persaingan gelar.

Menurut laporan MARCA, Mourinho telah menentukan sembilan dari sebelas pemain yang akan menjadi starter. Dua posisi bek tengah masih menjadi tanda tanya menjelang duel krusial tersebut.

Mourinho harus memilih antara kemampuan mengolah bola dan kekuatan fisik untuk menghadapi tekanan Barcelona. Keputusan itu akan menentukan seberapa solid pertahanan Madrid saat menghadapi agresivitas tuan rumah.

Huijsen, Konate, atau Rudiger Jadi Pilihan Mourinho

Raul Asencio dipastikan tidak tersedia untuk pertandingan ini, sementara Eder Militao belum diperkirakan menjadi starter setelah lama absen akibat cedera. Situasi tersebut menyisakan Dean Huijsen, Ibrahima Konate, dan Antonio Rudiger sebagai kandidat utama.

Duet Konate dan Rudiger telah menunjukkan koordinasi yang menjanjikan. Kekuatan fisik dan pemahaman keduanya bisa menjadi modal penting untuk menghadapi tekanan lini depan Barcelona.

Namun, Huijsen menawarkan keunggulan berbeda melalui kemampuan mengalirkan bola dan membantu membangun serangan. Karakteristik itu dapat berguna bagi Madrid ketika berusaha keluar dari tekanan lawan.

Mourinho kini harus menentukan kombinasi yang paling sesuai dengan kebutuhan tim. Pilihannya bukan sekadar mencari bek yang tangguh dalam duel, tetapi juga pemain yang mampu menjaga penguasaan bola di bawah tekanan.

Pertahanan Madrid Diuji Agresivitas Barcelona

Barcelona diperkirakan mengandalkan kekuatan terbaiknya, termasuk Raphinha, Lamine Yamal, Fermin Lopez, dan Anthony Gordon. Agresivitas mereka dalam melakukan pressing berpotensi menyulitkan Madrid membangun serangan dari lini belakang.

Tekanan tersebut membuat komunikasi dan koordinasi antarpemain bertahan menjadi sangat penting. Madrid harus menjaga jarak antarlini agar tidak memberi ruang bagi Barcelona untuk mengeksploitasi celah pertahanan.

Kendali lini tengah yang dihadirkan Rodri dan Pedri juga berpotensi membuat Madrid lebih sering mengejar bola. Karena itu, duet bek tengah harus mampu bertahan secara kolektif sekaligus mendistribusikan bola dengan akurat.

Apa pun pilihan Mourinho, soliditas pertahanan akan menjadi salah satu faktor penentu hasil El Clasico. Kesalahan dalam memilih atau mengatur duet bek tengah bisa berakibat fatal ketika Madrid menghadapi tekanan intens dari Barcelona.

Klasemen La Liga 2026/2027

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Jose Mourinho Siapkan Eduardo Camavinga jadi Faktor Kunci di El Clasico

  • La Liga adalah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga merupakan sebuah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga
  • Real Madrid adalah klub besar sepak bola asal Spanyol yang bermain dalam La Liga
    Real Madrid adalah klub besar sepak bola asal Spanyol yang bermain dalam La Liga
    Real Madrid
  • Barcelona adalah salah satu klub besar dunia yang bermain di La Liga Spanyol
    FC Barcelona adalah klub sepak bola Spanyol yang dikenal dengan dominasinya di kompetisi domestik dan Eropa, serta memiliki sejarah panjang dalam pengembangan talenta muda dan strategi transfer yang dinamis.
    Barcelona
  • Jose Mourinho adalah pelatih kawakan yang pernah menangani sejumlah klub di liga bergengsi Eropa.
    Jose Mourinho adalah pelatih kawakan yang pernah menangani sejumlah klub di liga bergengsi Eropa.
    Jose Mourinho
  • El Clasico