Calvin Verdonk Tatap Liga Champions, Misi Hentikan 4 Bintang Galatasaray

Calvin Verdonk berpeluang tampil pada laga Lille vs Galatasaray di Liga Champions.

Liputan6.com, Jakarta - Calvin Verdonk berpeluang kembali turun di Liga Champions saat Lille menjamu Galatasaray di Decathlon Arena–Stade Pierre-Mauroy, Rabu (21/10/2026) dini hari WIB. Laga League Phase musim 2026/2027 ini krusial bagi tuan rumah yang sedang mencari kemenangan perdana.

Pemain Timnas Indonesia tersebut baru mencatat debut Liga Champions di markas Arsenal pekan lalu. Verdonk dimainkan selama 12 menit sebagai pemain pengganti dalam kekalahan 0-3, sekaligus menorehkan sejarah sebagai orang Indonesia pertama yang tampil di turnamen elite Eropa itu.

Kedua tim datang dengan tren serupa. Lille sebelumnya tumbang dari Real Betis (2-3) dan Arsenal (0-3). Adapun Galatasaray juga menelan dua kekalahan, termasuk dari Sporting Lisbon (1-3). Empat nama berikut menjadi ancaman utama yang berpotensi dihadapi Verdonk dan rekan-rekannya.

1. Roland Sallai — Bek Sayap Serbabisa

Roland Sallai menjadi andalan Galatasaray di pos bek sayap kanan. Pemain asal Hungaria ini kerap menjadi pilihan utama Okan Buruk berkat kedisiplinan dan etos kerja dalam skema tim.

Di Liga Turki musim ini, Sallai sudah tampil tujuh kali dengan sumbangan satu gol dan satu assist. Ia juga selalu turun di dua pertandingan Liga Champions kontra Sporting Lisbon dan Barcelona.

Serbabisa di kedua sisi sayap, Sallai dikenal memiliki transisi yang dinamis. Ia mampu menjaga lebar permainan sekalig us membantu progresi bola dari lini belakang ke area sepertiga akhir.

2. Aleksey Batrakov — Playmaker 21 Tahun

Aleksey Batrakov datang dari Lokomotiv Moskow pada Agustus 2026 dan langsung menjadi tumpuan lini serang Galatasaray. Gelandang serang asal Rusia ini berperan sebagai penyerang lubang sekaligus pengatur ritme.

Di kompetisi domestik, Batrakov sudah memainkan enam laga dan mencatat dua assist. Pergerakannya efektif membuka jalur umpan serta menghubungkan lini tengah dengan barisan depan.

Pada pentas Liga Champions, ia sudah tampil dua kali dan mencetak gol ke gawang Barcelona meski timnya kalah 1-4. Kemampuannya memanfaatkan ruang kosong dan mengirim umpan kunci menjadi nilai lebih yang patut diwaspadai.

3. Leroy Sane — Winger Andalan Jerman

Leroy Sane membawa reputasi besar sebagai bintang Timnas Jerman yang pernah bersinar di Manchester City dan Bayern Munchen. Di Galatasaray, kualitasnya tetap terjaga dan menjadi pembeda dari sisi sayap.

Musim ini merupakan musim ketiganya bersama klub asal Turki tersebut. Sane selalu tampil pada delapan laga di kompetisi domestik dan sudah mengoleksi dua penampilan di Liga Champions.

Kecepatan, dribel yang lincah, serta kaki kiri yang kuat menjadi senjata andalan. Ia kerap menusuk dari kanan atau kiri untuk melepaskan tembakan akurat atau mengirim umpan matang.

4. Victor Osimhen — Ujung Tombak Galatasaray

Victor Osimhen adalah bintang utama Galatasaray di lini depan sejak hengkang dari Napoli musim lalu. Penyerang Timnas Nigeria ini menjadi target man utama yang memimpin garis serang.

Ketajamannya tercermin dari enam gol dalam enam pertandingan Liga Turki musim ini, ditambah tiga assist. Produktivitas tersebut menegaskan ancamannya di kotak penalti.

Di Liga Champions musim ini, ia baru sekali tampil. Berusia 27 tahun, Osimhen merepresentasikan penyerang tengah modern: kombinasi poacher dan target man yang ditopang kecepatan serta kekuatan fisik tinggi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Duri Argentina di Manchester United

Vincentius Atmaja, Harley Ikhsan, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Copy Link
Batalkan