Festival SenengMinton Kudus 2026 Siapkan Talenta Badminton Masa Depan

Festival SenengMinton digelar untuk menumbuhken kecintaan anak kecil terhadap badminton agar bisa lahir bibit baru untuk menjadi atlet Indonesia.

OlehThomas
Diterbitkan 19 Oktober 2026, 14:01 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Upaya menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga bulutangkis sejak usia dini terus dilakukan melalui MilkLife Festival SenengMinton 2026. Sebanyak 360 siswa sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) di Kudus dan sekitarnya mengikuti festival yang dikemas dengan konsep permainan interaktif dan menyenangkan tersebut.

Berlangsung di GOR Djarum Jati, Kudus, pada 17-18 Oktober 2026, ajang ini diikuti siswa kelas 1 hingga 3 SD dan MI. MilkLife Festival SenengMinton merupakan program yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife, dengan dukungan Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Jawa Tengah.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat fondasi regenerasi atlet bulutangkis Indonesia, khususnya dengan mengenalkan olahraga tepok bulu kepada anak-anak melalui aktivitas yang menyenangkan.

Kudus menjadi kota keempat penyelenggaraan MilkLife Festival SenengMinton 2026 setelah Purwokerto pada April, Magelang pada September, dan Solo pada Oktober. Rangkaian festival dijadwalkan berlanjut ke Semarang pada Desember 2026.

Pemilihan kota-kota tersebut didasarkan pada potensi daerah dalam melahirkan talenta bulutangkis yang dapat dikembangkan melalui pembinaan berkelanjutan.

PBSI Apresiasi Pembinaan Bulutangkis Sejak Usia Dini

Ketua Umum PP PBSI, Fadil Imran, hadir langsung dalam MilkLife Festival SenengMinton 2026 di Kudus. Dia mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan prestasi bulutangkis Indonesia.

Menurut Fadil, kecintaan terhadap olahraga perlu ditanamkan sejak anak-anak mulai mengenal dan memainkan bulutangkis. Dari proses tersebut, diharapkan tumbuh keinginan untuk berlatih lebih serius hingga menjadi atlet berprestasi.

"Dalam berbagai kesempatan, saya selalu menyampaikan bahwa kecintaan terhadap olahraga itu membutuhkan proses. Mulai dari usia dini, ketika adik-adik mengenal dan bermain bulutangkis, kemudian tumbuh rasa cinta hingga memiliki keinginan untuk menjadi atlet berprestasi," ujar Fadil.

Dia juga berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan di lebih banyak daerah agar semakin banyak anak mendapatkan kesempatan mengenal bulutangkis.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menegaskan bahwa membangun rasa suka terhadap bulutangkis menjadi tahap awal yang penting sebelum anak-anak memasuki jenjang latihan yang lebih serius.

Melalui pendekatan bermain, anak-anak diharapkan dapat mengenal dasar-dasar bulutangkis sekaligus membangun fondasi untuk mengikuti pembinaan lanjutan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Konsep utama dari SenengMinton adalah membuat anak-anak menyukai bulutangkis terlebih dahulu. Ketika mereka sudah senang bermain bulutangkis, secara bertahap mereka akan siap menjalani latihan yang lebih advance hingga nantinya meniti karier sebagai atlet," kata Yoppy. Dia berharap program tersebut dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Kudus dalam satu dekade mendatang.

Halaman
Show All