Tiga Kesalahan Arsenal Saat Dikalahkan MU

MU berhasil menjinakkan Arsenal di Old Trafford dengan skor tipis 1-0. Lantas adakah blunder yang dilakukan Arsenal dalam laga itu?

Diterbitkan 11 November 2013, 07:30 WIB
Copy Link
Batalkan
Laga "Super Sunday" antara Manchester United kontra Arsenal dalam lanjutan Liga Premier Inggris pekan ke-11 di Old Trafford pada Minggu (10/11/2013). Akhirnya dimenangkan Setan Merah dengan skor 1-0 lewat gol Robin van Persie pada menit ke-27.

Sejak pertandingan dimulai, kedua tim berupaya memegang kendali pertandingan dan mendominasi lini tengah. Tim besutan Arsene Wenger masih memainkan bola-bola pendek, sedangkan skuat David Moyes berusaha mengarahkan bola ke jantung pertahanan tim tamu.

Mesut Ozil dan Ramsey kembali menebar ancaman ke area pertahanan De Gea, namun upaya keduanya kembali belum menemui sasaran. Dalam laga itu, Arsenal unggul dalam penguasaan bola dengan persentase 60 berbanding 40.

Belum lagi, The Gunners mempunyai sepuluh kesempatan atau peluang emas untuk mencetak gol. Jadi apa yang salah sehingga Arsenal kalah atas MU?

Berikut tiga kesalahan Arsenal dalam laga kontra MU yang dikutip dari berbagai sumber, Senin (11/11/2013):

1. Memaksakan Flamini bermain Sejak Menit Awal

Sebelum laga kontra Manchester United, Manajer Arsenal, Arsene Wenger mengkonfirmasi bahwa gelandang kreatif mereka Mathieu Flamini siap diturunkan dalam laga klasik itu.

Pemain berkebangsaan Prancis yang sempat merumput di Serie A, diawal musim 2013/2014 Liga Premier Inggris sempat kehilangan dua pertandingan akibat mengalami cedera pangkal paha.

Setelah melakukan proses pemulihan yang tepat, Flamini sudah melakukan latihan bersama rekan satu tumnya. Tapi, mantan pemain AC Milan itu gagal memberikan kontribusi positif sejak bermain di menit awal. Dia gagal menjaga kedalaman lini tengah Arsenal sehingga mudah ditembus pemain MU di babak pertama.

2. Jack Wilshere Telat Masuk di Babak kedua

Wilshere baru saja pulih dari cedera. Lantas, Wenger memasukkan pemain asal Inggris menggantikan Flamini pada menit ke-61. Selepas Wilshere masuk, permainan Arsenal berubah dan sedikit demi sedikit Meriam London dapat mengambil alih penguasaan bola.

Tapi sayang, masuknya Wilshere dianggap terlambat dan Wenger ternyata salah memainkan Flamini sejak menit awal.

3. Gagal Menjaga Pergerakan Robin van Persie saat sepak pojok

Pada menit ke-27, Robin Van Persie berhasil meneruskan sepak pojok Wayne Rooney pada menit ke-27. Sundulan pemain asal Belanda itu ke arah pojok kanan gawang Arsenal tak mampu dihadang pemain bertahan Kieran Gibbs yang sebenarnya tepat berada di sudut gawang tapi dia gagal menggapai bola.

Banyak pengamat menggangap bahwa gelandang Arsenal, Ramsey dianggap sebagai biang keladi terjadinya gol ini karena tak dapat mengawal RvP ketika mendapatkan sepak pojok. Pemain asal Wales itu gagal melakukan man to marking dengan RvP. (Jef)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Hasil Liga Champions: Liverpool Hajar Villarreal 4-3 setelah Tertinggal Dua Gol

  • Manchester United, salah satu klub papan atas Liga Inggris. MU adalah klub tersukses di sejarah Liga Inggris modern
    Manchester United FC adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Old Trafford, Manchester Raya. MU bermain di Premier League.
    Manchester United
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal
  • Arsene Wenger