Sukses

Usai Tes Resmi di Sepang, Marc Marquez Berpeluang Juara MotoGP Qatar 2024

Liputan6.com, Jakarta - Marc Marquez diprediksi bakal terlibat persaingan menjadi juara dunia setelah pindah ke Gresini Racing pada MotoGP 2024. Kini pembalap asal Spanyol itu disebut memiliki peluang menjuarai seri pembuka musim ini 2024 di Sirkuit Losail, awal Maret mendatang. 

Rider Pramac Racing Jorge Martin melontarkan hal tersebut setelah melihat aksi Marquez selama tiga hari pada tes resmi MotoGP di Sirkuit Sepang, 6-8 Februari. 

Marc Marquez menempati peringkat enam pada dua kategori yakni catatan lap tercepat dan torehan waktu rata-rata terbaik. 

"Dia berada di posisi yang saya perkirakan. Marquez bakal terlibat persaingan menjuarai balapan pertama di Qatar," kata Martin, dilansir Crash.

Martin sendiri menduduki peringkat kedua lap tercepat. Dia hanya kalah dari pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia. 

Namun, Martin mengungguli Bagnaia pada torehan waktu rata-rata terbaik dan cuma tertinggal di bawah rider Pertamina Enduro VR46 Racing Fabio di Giannantonio. 

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Persaingan Juara Dunia MotoGP 2024

Martin jadi penantang utama Bagnaia pada persaingan juara dunia MotoGP 2023. Meski akhirnya mengakui kekalahan, sosok berusia 26 tahun ini menekankan persaingan musim depan bakal lebih sengit.

"Sekarang saya hanya fokus pada diri sendiri, berusaha meningkatkan keterampilan dalam berkendara. Dari situ hasilnya bakal terlihat sendiri. Musim lalu hasil sprint banyak membantu. Mudah-mudahan saya bisa kembali menjadi penantang Bagnaia," ungkap Martin.

"Saya merasa siap untuk segalanya. Namun, hasil tes ini bukanlah acuan. Banyak pembalap yang memiliki kecepatan tinggi. Bukan hanya Pecco dan saya saja yang bakal berduel, akan ada banyak kandidat," sambungnya. 

3 dari 3 halaman

Jorge Martin di MotoGP 2023

Martin merebut empat pole pada musim 2023. Dia memenangkan empat balapan utama dan menguasai sembilan sprint race. 

Catatan itu menempatkannya di peringkat dua klasemen akhir dengan 428 angka. Dia tertinggal 30 poin di belakang Bagnaia.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini