Sukses

Bola Ganjil: Peningkatan Kinerja, Perbaiki Posisi Klasemen 8 Musim Beruntun

Liputan6.com, Jakarta - Banyak cara untuk mengukur peningkatan di sepak bola. Bagi nama-nama besar, patokan perbaikan kinerja jelas raihan trofi.

Namun, tidak semua memiliki kesempatan tersebut. Ada yang sudah puas dengan hanya perbaikan peringkat klasemen. Beberapa nama bahkan mampu melakukannya berturut-turut.

Luton Town salah satu yang mencolok. The Hatters sukses meningkatkan rapor enam musim beruntun selepas musim 2021/2022.

Semua berawal pada League Two 2015/2016. Luton Town hanya menduduki urutan 11 kasta keempat pada sistem kompetisi sepak bola Inggris tersebut.

Mereka kemudian menduduki posisi empat (2016/2017) dan dua (2017/2018). Torehan terakhir membawa Luton Town promosi ke League One.

Tidak tanggung-tanggung, The Hatters langsung menjuarai ajang itu dan hingga terdongkrak ke Championship.

Selamat dari jeratan degradasi dengan menempati peringkat 19 pada kampanye pertama 2019/2020, Lutton Town lalu naik ke urutan 12 dan kemudian enam di musim yang baru berakhir.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Sempat 8 Kali Beruntun

Luton Town ternyata tidak hanya melakukannya sekali. Mereka pernah sukses meningkatkan kinerja tim delapan musim beruntun.

Pada 1978/1979, mereka cuma menduduki urutan 19 Divisi II. Selanjutnya The Hatters menempati peringkat 6 (Divisi II), 5 (Divisi II), 1 (Divisi II), 18 (Divisi I), 16 (Divisi I), 13 (Divisi I), 9 (Divisi I), dan 7 (Divisi I).

 

3 dari 3 halaman

Oldham dan Gillingham

Catatan perbaikan posisi delapan musim beruntun menjadi rekor yang dibagi Luton Town bersama dua klub lain. Oldham Athletic (1970/1971 hingga 1977/1998) dan Gillingham (1995/1996 hingga 2002/2003) menorehkan angka serupa.

Sementara Watford sedikit tertinggal. The Hornets 'hanya' tujuh kali berturut-turut meningkatkan peringkat mulai 1976/1977 sampai 1982/1983.

Bagi klub-klub tersebut, peningkatan prestasi ini sudah jadi capaian berarti karena trofi sulit didapat. Meski, kadang kala mereka mampu mengejutkan.

Luton Town sempat menjuarai Piala Liga Inggris edisi 1987/1988.