Sukses

Wabah Virus Corona Berkurang, CBA Siap Denda Pemain Asing yang Tak Kembali ke China

Liputan6.com, Beijing- Asosiasi Basket China (CBA) bersiap menggelar liga lagi setelah tertunda karena virus corona. Menariknya mereka siap memberikan hukuman pada pemain asing yang enggan kembali ke China.

Awalnya liga basket China akan digelar akhir Januari lalu. Namun virus corona membuat CBA menundanya.

Namun kondisi di China yang mulai membaik membuat CBA bersiap memulai kompetisi lagi. Rencananya kompetisi yang diikuti 20 tim itu akan digelar awal April mendatang.

Menariknya ada 40 pemain asing yang sudah terdaftar untuk musim ini. Dan mayoritas pemain sedang berada di luar China setelah virus corona menyebar lebih parah Januari lalu.

Bahkan dilansir ESPN para pemain asing yang sebagian besar dari AS ogah kembali ke China. Mereka takut akan terinfeksi virus corona yang sebenarnya sudah mulai menurun di China.

Saksikan video pilihan berikut ini

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 3 halaman

Antisipasi CBA

Untuk mengantisipasi hal ini CBA telah menyiapkan aturan ketat. Mereka akan mendenda pemain yang tak mau kembali saat liga sudah kembali bergulir.

Para pemain juga akan dihukum tidak boleh bermain di China untuk selamanya jika mangkir dari kontrak. Tak hanya pemain, agen yang membawa pemain itu juga tidak boleh berbisnis lagi di China jika tak kembali akhir bulan ini.

Pengecualian bakal diberikan jika sang pemain bernegosiasi dengan klubnya untuk urusan kontrak. Saat kembali dari luar negeri, para pemain juga akan menjalani karantina dulu selama 14 hari.

3 dari 3 halaman

Perkembangan

Di China sendiri ada 80 ribu kasus yang dilaporkan terinfeksi virus corona. Namun 60 ribu lebih diantaranya sudah sembuh.

Justru negara lain seperti di Eropa dan Asia wabah virus corona semakin menyebar.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.