Sukses

Dream Team Matchday Pertama Piala Eropa 2016

Liputan6.com, Jakarta- Hingga hari Kamis (16/6/2016), Mayoritas peserta Piala Eropa 2016 sudah memainkan satu pertandingan. Hanya Prancis, Swiss, Rumania, Albania, Slovakia dan Rusia yang sudah turun bertandung dua kali.


Di matchday pertama penyisihan grup Piala Eropa 2016, cukup banyak drama yang terjadi. Portugal gagal memetik kemenangan atas Islandia. Sedangkan ranking dua dunia Belgia kalah 0-2 dari Italia.

Inggris juga gagal memetik kemenangan di laga perdananya di Prancis. The Three Lions harus puas ditahan imbang Rusia 1-1.

Dari 12 pertandingan yang berlangsung ada beberapa pemain yang tampil menonjol. Namun beberapa nama besar macam Cristiano Ronaldo maupun Eden Hazard gagal masuk tim terbaik matchday pertama.

Berikut daftar dream team Piala Eropa 2016 matchday pertama berdasarkan statistik yang dibuat Sportsmail dengan mengusung formasi 4-3-3:

2 dari 5 halaman

Kiper

Kiper

Hannes Halldorsson

Posisi penjaga gawang menjadi milik Hannes Halldorsson. Penjaga gawang Islandia itu tampil gemilang dengan melakukan delapan penyelamatan saat negaranya bersua Portugal.

Kehebatan Halldarsson membuat Ronaldo gigit jari. Hanya Luis Nani seorang yang mampu mermperdaya kehebatan Halldarsson di bawah mistar gawang.

Penampilan menawan Halldarsson membantu Islandia mencuri satu poin kala bertemu Portugal.

3 dari 5 halaman

Pertahanan

Pertahanan

Kyle Walker

Meski Inggris gagal meraih kemenangan, Kyle Walker tampil gemilang di posisi bek kanan. Walker rajin naik membantu serangan. Dia juga cepat kembali ke posisinya saat Rusia menyerang Inggris.

Walker menjadi pemain belakang yang paling banyak melakukan drible di matchday pertama Piala Eropa 2016.

Shkodran Mustafi

Mustafi mencetak gol pembuka kemenangan 2-0 Jerman atas Ukraina. Selain menyumbang gol, Mustafi juga sangat solid menjaga pertahanan Jerman.

Pemain Ukraina sampai frustrasi menjebol gawang Jerman yang dikawal oleh Manuel Neuer.

Giorgio Chiellini

Banyak yang meragukan Italia saat datang ke Piala Eropa 2016. Namun secara mengejutkan Gli Azzurri berasil mengalahkan salah satu kandidat juara Belgia 2-0.

Pemain top Belgia macam Romelu Lukaku, Eden Hazard hingga Kevin de Bruyne tak berkutik menghadapi kokohnya pertahanan Italia yang dikomandani Giorgio Chiellini.

Disiplinnya Chiellini mengawal pertahanan Itaia membuatnya masuk dalam dream team matchday pertama. Tidak ada pemain yang melakukan blok lebih banyak ketimbang Chiellini di matchday pertama.

Ben Davies

Satu tempat di bek kiri jadi milik Ben Davies. Bek Wales ini terpilih karena melakukan penyelamatan gemilang dengan menghadang sepakan Marek Hamsik tepat di garis gawang.

4 dari 5 halaman

Tengah

Tengah

Granit Xhaka

Pemain anyar Arsenal ini merupakan pemain yang paling banyak melakukan passing di matchday pertama dengan 116 kali. Granit juga menyentuh bola 130 kali alias yang paling banyak dari pemain lain di putaran pertama.

Zoltan Gera

Gera menjadi aktor keberhasilan Hongaria memulai Piala Eropa dengan kemenangan atas Austria. Gera melakukan tujuh tackle yang berhasil. Jumlah tackle Gera paling banyak ketimbang pemain lainnya.

Toni Kroos

Di belakang Xhaka, pemain yang paling banyak melakukan passing dan menyentuh bola adalah Kroos. Pengawa Real Madrid itu 109 kali sukses mengumpan bola dan 126 kali memegang bola. Selain itu, Kroos juga memberi assists atas tercipta gol Mustafi.

5 dari 5 halaman

Depan

Depan

Dimitri Payet

Pemain yang paling menonjol di matchday pertama adalah Dimitri Payet. Pemain Prancis itu mencetak satu gol indah penentu kemenangan Prancis atas Rumania serta mencatat satu assists.

Permainan gemilang Payet membantu Prancis mengawali Piala Eropa 2016 dengan kemenangan 2-1 atas Rumania.

Arkadiusz Milik

Milik mencetak gol tunggal kemenangan Polandia atas Irlandia Utara. Dalam laga tersebut Milik melepaskan tiga tembakan ke arah gawang.

Gareth Bale

Satu tempat terakhir di lini depan jadi milik Bale. Pemain Real Madrid itu mencetak gol indah saat Wales 2-1 atas Slovakia. Bale menjebol gawang Wales lewat tendangan bebas spetakuler.