Sukses

5 Unggulan Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo

Liputan6.com, Jakarta - Torabika Soccer Championship Presented by IM3 Ooredoo, seakan menyudahi terombang ambingnya situasi sepak bola tanah air. Semenjak dua tahun berhenti bergulir, sepak terjang 18 tim akan menjadi pembuktian, siapa yang layak menyandang gelar juara turnamen jangka panjang ini.

Bak kehidupan yang menemukan detaknya kembali, sejumlah nama baru muncul melengkapi susunan skuat tim. Begitu juga pemilihan pemain asing yang ramai direkrut, sambil menyelelaraskan dengan finansial klub sekaligus melicinkan jalan menjadi juara.

Tidak hanya sosok pemain muda dan pemain asing baru, tiga tim dengan wajah baru, Bhayangkara Surabaya United (BSU), Madura United, dan PS TNI, ikut meramaikan Torabika Soccer Championship Presented by IM3 Ooredoo. Turnamen ini diyakini berjalan menarik, karena sejumlah tim punya kekuatan cukup berimbang.

Tidak ada satu pun statistik pasti yang bisa dipegang keakuratannya tentang siapa tim calon terkuat yang mengangkat trofi juara nanti. Melihat dari materi pemain, sejarah, dan nama besar yang mereka sandang, Liputan6.com mencoba merangkum 5 tim kandidat juara Torabika Soccer Championship Presented by IM3 Ooredoo:  

2 dari 6 halaman

Arema Cronus

1. Arema Cronus

Semenjak berdiri 11 Agustus 1987, tim dengan julukan Singo Edan ini lebih mendapatkan tempat oleh masyarakat Malang dibandingkan saudaranya Persema Malang. Dalam kurun waktu 29 tahun Arema banyak menorehkan gelar bergengsi di antaranya, 1 kali juara Galatama (1992/1993), 2 kali juara Copa Indonesia (2005 dan 2006), 1 kali juara ISL (2009/2010), 2 kali Runner up ISL (2010/2011, 2012/2013).

Terakhir kali pasukan yang bermarkas di Kanjuruhan ini menjuarai turnamen Bali Island Cup 2016 dan Piala Bhayangkara 2016. Selain dalam kancah liga nasional, Arema pernah bersiang dalam skala Internasional kala mengikuti Kejuaraan Klub Asia 1993-1994.

Liga Champion Asia 2007 dan 2011 dan  Piala AFC 2012 dan 2014. Torehan prestasinya adalah  Perempat final piala AFC 2012 kala tersingkir dengan klub Arab Saudi, Al Ettihaq dengan agregat skor 4-0. Dengan sederet prestasi tersebut, tak salah kiranya Arema menjadi salah satu tim unggulan juara Torabika Soccer Championship Presented by IM3 Ooredoo.

Pelatih Milomir Seslija juga meracik Arema sedemikian rupa sehingga mampu menjadi tim yang kian tangguh. Nama-nama besar seperti Hamka Hamzah, Srdjan Lopicic, Raphael Maitimo, dan Esteban Vizcarra yang memutuskan bergabung, menambah kekuatan Singo Edan.

3 dari 6 halaman

Persib Bandung

2. Persib Bandung

Persib Bandung adalah tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat yang lahir pada tanggal 14 Maret 1933. Dalam kancah permainnya yang dimulai pada era Perserikatan, prestasinya adalah 5 kali kali keluar sebagai juara Perserikatan, yakni pada tahun 1937, 1961,1986,1990,1994.

Selanjutnya gelar prestisius sepakbola tanah air disemat ketika menggondol Piala Indonesia pada tahun 1995, dan menjadi kampiun pada liga Super Indonesia 2013-2014. Terakhir kali tim pasundan dengan sebutan Pangeran Biru ini mengankat trofi sebagai juara pada Piala Presiden 2016.

Maung Bandung punya semua alasan untuk menjadi juara Torabika Soccer Championship Presented by IM3 Ooredoo. Di bawah pelatih Dejan Antonic, Persib memang tengah membangun tim dengan pemain-pemain yang lebih muda. Dengan masuk final Piala Bhayangkara membuktikan Persib sekarang patut diperhitungkan angkat trofi.

4 dari 6 halaman

Persipura Jayapura

3. Persipura Jayapura

Tim dengan julukan Mutiara Hitam ini adalah salah satu klub tertua di Indonesia. Walaupun dalam era perserikatan tak banyak prestasi yang diraih, perlahan pasukan dari timur Indonesia menjelma menjadi kekuataan baru dalam peta persaingan liga Indonesia,

Persipura berhasil merengkuh juara liga Indonesia pada tahun 2005, 2009, 2011, dan 2013. Dengan 4 kali juara liga Indonesia, perwakilan klub anak-anak Papua ini bersaing sebagai pemegang rekor juara terbanyak bersanding dengan dua klub lainnya.

Di balik Kesuksesannya menjadi tim juara, Persipura Pernah 3 kali menjadi runner up liga Indonesia yakni pada tahun 2010, 2012, 2014 ,dan 3 kali menjadi Piala Indonesia yakni tahun 2006, 2008, 2009. Persipura pun sempat menjuarai Community shield cup 2009 dan Indonesia Inter Island Cup 2011.

Kini, Persipura ditangani Jafri Sastra, sosok pelatih baru bagi Boaz Solossa dan kawan-kawan. Mutiara Hitam masih beradaptasi dengan racikan Jafri, dua hasil imbang pada dua laga perdana Torabika Soccer Championship Presented by IM3 Ooredoo menyiratkan masih perlunya memperbaiki penampilan. Namun, kekuatan Persipura sama sekali tak berkurang dan layak diperhitungkan sebagai kandidat juara.

5 dari 6 halaman

Sriwijaya FC

4. Sriwijaya FC

Walaupun terbilang masih muda, tim asal kota Palembang yang lahir pada 23  Oktober 2004 ini,  pernah menjuarai 2 Liga Indonesia (2008, 2012), dan 3 Piala Indonesia (2008, 2009, 2010).

Era emas Laskar Wong kita -julukan- untuk Sriwijaya adalah keberhasilan menyandingkan Piala Indonesia dan kampiun Liga Indonesia pada tahun 2008. Toehan prestasi ini, seketika saja Sriwijaya lekat di hati masyarakat kota Palembang dan suporter fanatiknya.

Sriwijaya FC berpeluang menambah gelar nya ketika berhasil menjadi final Piala Presiden 2015. Dalam drama turnamen anak-anak kota Palembang harus puas menjadi runner up setelah kalah 0-2 dari Persib.

Perekrutan besar-besaran dilakukan demi menatap Torabika Soccer Championship Presented by IM3 Ooredoo dengan lebih serius. Kedatangan duo Brasil, Hilton Moreira dan Beto Goncalvez meningkatkan kualitas di lini depan, kendati usia keduanya tak lagi muda.

Kekuatan yang merata di setiap lini membuat Sriwijaya FC layak menjadi kandidat juara Torabika Soccer Championship Presented by IM3 Ooredoo. Widodo C. Putro yang ditunjuk sebagai arsitek juga bertekad membuktikan diri sebagai pelatih yang bisa mengangkat prestasi Laskar Wong Kito.

6 dari 6 halaman

Semen Padang

5. Semen Padang

Berdiri semenjak 30 November 1980, Semen padang mengawali karir sebagai klub sepak bola semenjak era Galatama. Laskar Kerbau Sirah julukan yang disematkan untuk tim Sumatra Barat ini akhirnya bisa  menjuarai Piala Galatama pada tahun 1992.

Pelan tapi pasti beberapa kejuaraan berhasil direngkuh Semen Padang, semisal menjuarai Liga Prima Indonesia 2012, dan Community Shield pada 2013. Peluang Semen Padang dalam menambah gelar sebenarnya terbuka kala berhasil menjadi finalis Piala Jenderal Sudirman 2015. Sayang Semen Padang harus mengakui musuhnya, Mitra Kukar 1-2 dan puas sebagai runner up.

Skuat Kabau Sirah kian matang di bawah asuhan Nilmaizar, yang dikenal pandai meracik taktik. Semen Padang tak banyak memiliki nama pemain besar, namun kolektivitas permainan membuat mereka patut menjadi salah satu tim yang difavoritkan menjuarai Torabika Soccer Championship Presented by IM3 Ooredoo.

Penulis: Binsar Marulitua

Loading