Liputan6.com, Makassar: Kepolisian Kota Besar Makassar, Sulawesi Selatan membekuk lima tersangka spesialis pencurian tape mobil, baru-baru ini. Guntur, Herman, Culung, Asfa, dan Anto tertangkap tangan tengah mempreteli tape mobil dinas milik Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulsel Komisaris Besar Pol. Sudibyo. Karena berusaha kabur, polisi menembak Asfa dan Anto.
Peristiwa terjadi ketika mobil dinas Wakapolda Sulsel yang dipakai menantunya, diparkir di Masjid Raya Jalan Batuputih, Makassar. Selesai salat, sang menantu menemukan komplotan tersebut tengah mengutak-atik tape mobil dinas itu. Kontan dia berteriak. Kebetulan petugas Poltabes Makassar tengah berpatroli di dekat lokasi kejadian dan segera bertindak.
Dalam pemeriksaan, Guntur mengaku tak menyangka kalau sasarannya adalah mobil dinas milik Wakapolda. Kawanan itu juga mengakui sudah lama melakukan aksi tersebut. Modus operandi mereka adalah mencongkel dengan kunci T dan obeng. Selama beraksi, komplotan Guntur telah menjarah puluhan tape mobil.(ANS/Iwan Taruna)
Peristiwa terjadi ketika mobil dinas Wakapolda Sulsel yang dipakai menantunya, diparkir di Masjid Raya Jalan Batuputih, Makassar. Selesai salat, sang menantu menemukan komplotan tersebut tengah mengutak-atik tape mobil dinas itu. Kontan dia berteriak. Kebetulan petugas Poltabes Makassar tengah berpatroli di dekat lokasi kejadian dan segera bertindak.
Dalam pemeriksaan, Guntur mengaku tak menyangka kalau sasarannya adalah mobil dinas milik Wakapolda. Kawanan itu juga mengakui sudah lama melakukan aksi tersebut. Modus operandi mereka adalah mencongkel dengan kunci T dan obeng. Selama beraksi, komplotan Guntur telah menjarah puluhan tape mobil.(ANS/Iwan Taruna)