Lagi, Tambang Batu Bara di Cina Meledak

Paling tidak 42 orang tewas dalam ledakan di tambang batu bara yang terletak di bagian utara Cina. Dua puluh tujuh orang lainnya belum ditemukan. Polisi setempat menahan empat pemilik lokasi penambangan.

oleh Liputan6Diterbitkan 20 Maret 2005, 20:02 WIB
Liputan6.com, Shuozhou: Hanya berselang dua hari, ledakan kembali mengguncang tambang batu bara di Cina. Kali ini ledakan gas terjadi di tambang batu bara di Shuozhou, Cina bagian utara. Ledakan pada Sabtu (19/3) ini menewaskan sedikitnya 42 orang tewas. Sedangkan 27 lainnya belum ditemukan. Namun regu penolong berhasil menyelamatkan dua penambang.

Sejauh ini polisi telah menahan empat pemilik lokasi penambangan. Mereka dikenakan tuduhan tidak menjalankan perintah penghentian sementara aktivitas penambangan yang dikeluarkan setahun silam. Ledakan di Xishui ini hanya berselang dua hari setelah peristiwa serupa di Xinzhen, dekat Kota Chongqing, yang menewaskan 19 penambang [baca: Tambang di Xinzhen Meledak, Belasan Tewas].

Jumlah korban tewas di Shuozhou dan Xinzhen tersebut menambah panjang daftar kematian para pekerja tambang di Negeri Tirai Bambu. Bahkan, tahun silam, penambang yang tewas mencapai 6.000 orang akibat ledakan dan kecelakaan. Sebagian dari insiden kecelakaan terjadi di lokasi penambangan swasta yang sering kali berupaya menghindar dari peraturan pemerintah [baca: Tambang di Fuxin Meledak, 200 Tewas].(AIS/Ijx)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya