Tambang di Xinzhen Meledak, Belasan Tewas

Sekitar 19 pekerja tambang tewas menyusul ledakan tambang bawah tanah di kota batu bara Xinzhen, barat daya Cina. Kepolisian setempat menahan seorang dari empat pemilik pertambangan tersebut.

oleh Liputan6Diterbitkan 19 Maret 2005, 06:35 WIB
Liputan6.com, Xinzhen: Ledakan di tambang batu bara di Cina kembali terjadi. Kali ini, ledakan terjadi di tambang bawah tanah di kota batu bara Xinzhen, barat daya Cina, Kamis (17/3). Akibatnya, sekitar 19 pekerja ditemukan tewas. Hingga kini penyebab ledakan itu masih diselidiki. Namun, polisi telah menahan salah seorang dari empat pemilik tambang yang meledak itu. Tiga lainnya masih dicari.

Kecelakaan tambang bawah tanah bukan hal baru bagi Cina. Ribuan pekerja tiap tahun tewas akibat ledakan, kebakaran, dan banjir. Tim penyidik Cina kerap menyalahkan ketelodoran perusahaan dalam menerapkan peraturan keamanan. Di samping itu kurangnya sarana seperti ventilator pembersih gas dituding sebagai penyebab hilangnya nyawa para pekerja itu. Terakhir, ledakan serupa terjadi di Tambang Sunjiawan di Kota Fuxin, Provinsi Liaoning, Februari silam. Sedikitnya 200 penambang tewas dalam insiden tersebut [baca: Tambang di Fuxin Meledak, 200 Tewas ](MAK/Pin)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya