Korsel Marah Jepang Mengklaim Dokdo dan Takeshima

Warga Korea Selatan berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Jepang di Seoul. Mereka marah karena Jepang menyatakan Kepulauan Dokdo dan Takeshima milik mereka. Pemerintah Korsel siap memutuskan hubungan bilateral.

oleh Liputan6Diterbitkan 14 Maret 2005, 18:00 WIB
Liputan6.com, Seoul: Sejumlah warga Korea Selatan berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Jepang di Seoul, Korsel, Senin (14/3). Mereka kembali memprotes klaim Jepang atas wilayah perairan Dokdo dan Takeshima yang seharusnya masuk kawasan Korsel. Pemerintah Korsel juga dinilai terlalu lemah menghadapi sikap Jepang.

Memanasnya sengketa Dokdo dan Takeshima setelah Duta Besar Jepang untuk Korsel Toshiyuki Takano mengeluarkan pernyataan kedua kepulauan itu milik Jepang atas dasar historis dan hukum. Buntutnya, warga Korsel marah sehingga memaksa pemerintah Jepang menarik Takano pulang ke Tokyo, Ahad kemarin.

Sejauh ini, pemerintah Korsel menyatakan sanggup mengorbankan hubungan bilateral dengan Jepang demi mempertahankan Kepulauan Dokdo dan Takeshima. Pasalnya, kawasan yang berlokasi di antara Korsel dan Jepang itu kaya dengan sumber daya laut.(KEN/Nlg)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya