Liputan6.com, Jakarta: Hingga Ahad (13/3) malam, banyak warga asing tidak terpengaruh dengan peringatan pemerintah Australia dan Amerika Serikat melalui kedutaan besar masing-masing. Hal itu terjadi menyusul peringatan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat kepada warganya untuk menghindari kawasan pusat perbelanjaan Mangga Dua, Jakarta Utara [baca: AS Mensinyalir Ancaman Bom di Mangga Dua].
Tidak terpengaruhnya warga Negeri Kanguru dan Negeri Abang Sam tampak dari jumlah pengunjung yang datang sejak Ahad petang hingga pertokoan hampir tutup yaitu sekitar pukul 19.00 WIB. Bahkan, tidak sedikit warga negara asing yang tetap melakukan aktivitas di tempat ini, meski di hari itu banyak toko tutup.
General Affair Manager Wholeseller Trade Center (WTC) Mangga Dua Budi Santosa membenarkan soal tersebut. Menurut Budi, sejauh ini tidak ada pengaruh apa pun terhadap warga negara asing yang berkunjung di sana. Sebab, selama ini tak banyak pula turis dari AS maupun Australia yang datang di WTC.
Meski demikian, antisipasi internal oleh pihak pengelola gedung telah dilakukan. Bahkan, pihak pengelola telah meminta bantuan jajaran kepolisian setempat guna mengantisipasi berbagai kemungkinan terkait imbauan untuk menjauhi WTC Mangga Dua karena disinyalir mendapat ancaman bom.(AIS/Vivi Waluyo dan Dony Indradi)
Tidak terpengaruhnya warga Negeri Kanguru dan Negeri Abang Sam tampak dari jumlah pengunjung yang datang sejak Ahad petang hingga pertokoan hampir tutup yaitu sekitar pukul 19.00 WIB. Bahkan, tidak sedikit warga negara asing yang tetap melakukan aktivitas di tempat ini, meski di hari itu banyak toko tutup.
General Affair Manager Wholeseller Trade Center (WTC) Mangga Dua Budi Santosa membenarkan soal tersebut. Menurut Budi, sejauh ini tidak ada pengaruh apa pun terhadap warga negara asing yang berkunjung di sana. Sebab, selama ini tak banyak pula turis dari AS maupun Australia yang datang di WTC.
Meski demikian, antisipasi internal oleh pihak pengelola gedung telah dilakukan. Bahkan, pihak pengelola telah meminta bantuan jajaran kepolisian setempat guna mengantisipasi berbagai kemungkinan terkait imbauan untuk menjauhi WTC Mangga Dua karena disinyalir mendapat ancaman bom.(AIS/Vivi Waluyo dan Dony Indradi)