Liputan6.com, Denpasar: Di tengah perayaan Hari Nyepi pada Jumat (11/3), penduduk Kota Denpasar, Bali, yang beragama Islam tetap menjalankan salat Jumat. Agar tak mengganggu ritual Hari Nyepi mereka datang ke masjid dengan berjalan kaki. Bahkan, kumandang azan dan ceramah khatib diperdengarkan tanpa menggunakan pengeras suara.
Usai menjalankan salat Jumat umat muslim pulang ke rumah dengan tertib. Seperti juga para penganut Hindu, warga Pulau Dewata yang berbeda agama dilarang pergi sepanjang Hari Nyepi [baca: Bali Sunyi]. Kegiatan Kota Denpasar yang biasanya ramai dengan lalu lalang kendaraan praktis menjadi sepi. Aktivitas Bandar Udara Ngurah Rai dan terminal angkutan umum pun dihentikan sementara.(KEN/Aries Wicaksono dan Putu Setiawan)
Usai menjalankan salat Jumat umat muslim pulang ke rumah dengan tertib. Seperti juga para penganut Hindu, warga Pulau Dewata yang berbeda agama dilarang pergi sepanjang Hari Nyepi [baca: Bali Sunyi]. Kegiatan Kota Denpasar yang biasanya ramai dengan lalu lalang kendaraan praktis menjadi sepi. Aktivitas Bandar Udara Ngurah Rai dan terminal angkutan umum pun dihentikan sementara.(KEN/Aries Wicaksono dan Putu Setiawan)