Liputan6.com, Jember: Penampilan Iwan Fals dan Slank dalam Konser Solidaritas Amal untuk Aceh di Stadion Notohadinegoro, Jember, Jawa Timur, baru-baru ini, diwarnai kericuhan. Insiden disebabkan panitia yang terlambat membuka pintu masuk serta harga karcis senilai Rp 20 ribu yang dianggap terlalu mahal.
Untungnya, personel Kepolisian Resor Jember yang bersiaga langsung mengatasi kericuhan. Meski konser diwarnai kericuhan dan kasus kecopetan, secara keseluruhan, konser berjalan lancar. Ajang ini menyedot ribuan penonton dari Orang Indonesia (OI) atau sebutan bagi penggemar Iwan Fals dan Slankers--penggemar Slank. Mereka memadati stadion sejak konser belum dimulai.
Slank yang digawangi Bimbim (drum), Kaka (vokal), Ivanka (bas), Ridho (gitar), dan Abdee (gitar) membawakan tembang-tembang yang tak asing lagi bagi kawula muda Jember. Lagu Virus dan Kupu-Kupu Liar, misalnya. Sedangkan Iwan Fals menghipnotis penonton dengan lagu-lagu hits lamanya. Konser ini mengumpulkan uang sebesar Rp 65 juta yang akan disumbangkan untuk korban Tsunami di Aceh.
Kasus serupa pernah terjadi saat acara hari ulang tahun ketiga Stasiun Televisi Trans di Istora Senayan, Jakarta Pusat, pertengahan Desember 2004. Kerusuhan diduga sebagian pengunjung yang penggemar berat Iwan Fals dan Slank ini kecewa tidak bisa melihat idolanya di dalam gedung [baca: Tak Dapat Masuk, Penggemar Iwan Fals-Slank Mengamuk].(DNP/Agus Ainul Yaqin)
Untungnya, personel Kepolisian Resor Jember yang bersiaga langsung mengatasi kericuhan. Meski konser diwarnai kericuhan dan kasus kecopetan, secara keseluruhan, konser berjalan lancar. Ajang ini menyedot ribuan penonton dari Orang Indonesia (OI) atau sebutan bagi penggemar Iwan Fals dan Slankers--penggemar Slank. Mereka memadati stadion sejak konser belum dimulai.
Slank yang digawangi Bimbim (drum), Kaka (vokal), Ivanka (bas), Ridho (gitar), dan Abdee (gitar) membawakan tembang-tembang yang tak asing lagi bagi kawula muda Jember. Lagu Virus dan Kupu-Kupu Liar, misalnya. Sedangkan Iwan Fals menghipnotis penonton dengan lagu-lagu hits lamanya. Konser ini mengumpulkan uang sebesar Rp 65 juta yang akan disumbangkan untuk korban Tsunami di Aceh.
Kasus serupa pernah terjadi saat acara hari ulang tahun ketiga Stasiun Televisi Trans di Istora Senayan, Jakarta Pusat, pertengahan Desember 2004. Kerusuhan diduga sebagian pengunjung yang penggemar berat Iwan Fals dan Slank ini kecewa tidak bisa melihat idolanya di dalam gedung [baca: Tak Dapat Masuk, Penggemar Iwan Fals-Slank Mengamuk].(DNP/Agus Ainul Yaqin)